Header Ads

Header ADS

CAMAT PATIANROWO GANDENG BPBD NGANJUK GELAR PELATIHAN EARLY WARNING

Nganjuk, Pojok Kiri, Dalam rangka antisipasi bencana, kecamatan Patianrowo kabupaten Nganjuk menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk, dengan menggelar pelatihan tanggap darurat bencana di halaman kantor kecamatan Patianrowo. Hal ini dimaksud untuk meningkatkan kesiapsiagaan sebagai prioritas upaya pengurangan resiko bencana yang terencana, terpadu, terkoordinasi dan menyeluruh mulai tahapan pra bencana sampai pasca bencana. 
Dalam pelatihan kali ini dengan melibatkan, perwakilan masyarakat, perangkat desa dan linmas di 11 desa se-kecamatan Patianrowo diharap, nantinya, masyarakat mampu memperkecil resiko bencana yang bisa melanda siapa saja dan tempat manapun. Sebab bencana adalah rangkaian suatu peristiwa yang dapat mengancam kehidupan masyarakat. Sebagaimana yang dikatakan camat Patianrowo kabupaten Nganjuk Edie Srijanto, SE, MM pada media ini, dengan adanya pelatihan ini masyarakat Patianrowo mampu memperkecil resiko yang melekat pada bencana, baik karena faktor alam, non alam maupun faktor manusia.  
"Pelatihan ini, untuk membiasakan hidup kita dengan konsep early warning atau tanggap lebih dini. Ini dimaksud untuk melatih kepekaan, agar saat akan terjadi bencana, respon kita akan bereaksi cepat untuk menanggulanginya, yang akhirnya sudah pasti, mampu mengurangi dampak dan resiko bencana menjadi sangat kecil," ujar camat Edie.
Masih lanjut camat Edie menambahkan, melalui pelatihan ini diharap mampu mencetak duta-duta yang mampu memberi edukasi kepada masyarakat tentang cara dan bagaimana menjaga dan melestarikan lingkungan alam serta dengan pelatihan ini pula mereka yang ikut saat ini bisa menularkan ilmunya pada masyarakat di desanya masing-masing. Sehingga saat terjadi bencana sudah mampu mengantisipasi sendiri, sebelum bala bantuan datang. Dan akhirnya akan mampu menekan timbulnya korban harta dan jiwa. 
"Linmas dan perangkat desa sebagai ujung tombak dalam penanganan di desa, agar seyogyanya untuk mengedukasi masyarakat terkait dampak bencana dan penanganannya, jangan sekali-kali mengabaikan bencana sekecil apapun, karena yang kecil bisa menjadi besar kalau tidak cepat atau salah dalam penanganannya. Terakhir, saya menghimbau kepada masyarakat kecamatan Patianrowo pada khususnya untuk lebih perduli pada lingkungan alam," pungkasnya pada media ini diruang kerjanya, 20/12/2019. (Ind) 

No comments

Powered by Blogger.