Header Ads

Header ADS

DESA KETANDAN GUGAH KESADARAN MASYARAKAT DALAM MENJAGA LINGKUNGAN ALAM

Nganjuk, Pojok Kiri, Gerakan penanaman seribu pohon oleh masyarakat desa Ketandan kecamatan Lengkong kabupaten Nganjuk, adalah bentuk kesadaran dan kepedulian dalam menjaga dan melestarikan lingkungan alam, hal ini disebabkan adanya pemanasan global yang memicu adanya peningkatan temperatur atmosfer yang mulai mendekat dengan permukaan bumi yang dapat berkontribusi pada perubahan pola iklim global yang terjadi akibat meningkatnya emisi gas rumah kaca, lahan produktif yang menjelma menjadi lahan industri dan hutan banyak yang gundul karena ulah tangan jahil manusia yang kurang bertanggungjawab. 

Sebagaimana yang dikatakan oleh Saji kepala desa Ketandan kecamatan Lengkong kabupaten Nganjuk pada media ini, kesadaran dan kepedulian masyarakat Ketandan terhadap pelestarian lingkungan adalah perwujudan dalam mendukung program yang dicanangkan oleh presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada bulan Desember beberapa tahun lalu. Disamping itu, merupakan satu bentuk kegiatan dengan harapan untuk memberikan kesadaran yang tinggi bagi masyarakat secara umum, khususnya dalam menanam pohon dalam menjaga pelestarian alam.

"Gerakan menanam seribu pohon oleh masyarakat desa Ketandan adalah bentuk kesadaran dalam menjaga pelestarian alam, dengan harapan masyarakat lainnya, khususnya kecamatan Lengkong bisa terinspirasi dan mengikuti gerakan seperti yang kami lakukan, agar kedepannya masyarakat kecamatan Lengkong bisa terbebas dari bahaya banjir, serta tanah longsor yang kerap terjadi di kecamatan Lengkong, ini menandakan tingkat kesadaran kita masih rendah. Karena itu dengan gerakan ini bisa menginspirasi lainnya," ujar kepala desa Saji sambil menanam bibit pohon nangka.

Hal yang sama juga dikatakan camat Lengkong Ir. Sugeng Dono Prasojo, MSi disela-sela mengikuti gerakan penanaman seribu pohon sebagai bentuk kesadaran masyarakat dalam pelestarian alam mengatakan, pemanasan global akan terus meningkat disaat kesadaran manusia dalam menjaga alam menurun, karena itu dalam gerakan masyarakat desa Ketandan peduli lingkungan mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Forpimcam Lengkong secara keseluruhan, mulai dari kecamatan Lengkong, Polsek Lengkong, Koramil Lengkong, masyarakat dan pemuda desa Ketandan yang cinta alam. Dengan harapan, gerakan ini menjadi pilot project bagi desa-desa lainnya.

"Meski pemanasan global hanya merupakan fenomina perubahan iklim, namun pemanasan ini memberikan dampak yang signifikan terhadap aktivitas manusia. Dimana perubahan temperatur permukaan bumi dapat merubah kondisi lingkungan kita dengan tahap selanjutnya akan berdampak pada lingkungan sekitar, karena itu, dengan gerakan ini saya harap bisa menggugah kesadaran masyarakat lainnya untuk menjaga dan melestarikan lingkungan alam dengan mulai menanam minimal satu orang satu pohon," pungkas camat Dono sebagaimana sapaan akrab camat Lengkong pada media ini sambil menanam pohon mangga, pada Minggu pagi, 22/12/2019. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.