Header Ads

Header ADS

PRESTASI SMPN I KERTOSONO LAHIR DARI INOVATOR HANDAL

Nganjuk, Pojok Kiri, Sistem Pendidikan berkualitas akan lahir dari guru yang mempunyai kualitas, tangguh dan unggul baik secara fisik maupun mental, sehingga berdampak positif dalam mencetak generasi yang berdaya saing dan mandiri. Seperti halnya SMPN I Kertosono kabupaten Nganjuk, para tenaga pendidik dituntut mampu membentuk generasi kreatif, inovatif, serta kompetitif. Dengan salah satu program yang wajib dilakukan, oleh seluruh tenaga pendidik dalam menggali informasi di berbagai bidang, sebagai tantangan, untuk mengembangkan profesionalisme, demi masa depan peserta didik yang berkarakter dan berbudaya Indonesia. 

Ini bisa dilihat dari mimpi para tenaga pendidik SMPN I Kertosono dalam mencetak peserta didiknya menjadi generasi emas dan aset bangsa di masa depan. Seperti yang dikatakan oleh Hariyanto kepala SMPN I Kertosono mengatakan, sekolah ini menuntut tenaga pendidik mempunyai segudang ide kreatif dalam metode Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) agar menjadi menarik, efektif dan tidak membosankan. Meski era saat ini adalah teknologi digital, tenaga pendidik yang juga disebut inovator, juga harus mampu mencetak generasi prestasi melalui inovasi pembelajaran dengan memakai dua metode, yaitu teknologi dan kreatifitas. 

"Tiap sekolah di semua jenjang mempunyai tuntutan yang sama bagi tenaga pendidiknya. Karena itu, saya sebagai kepala sekolah, juga menuntut profesionalisme, kreatif dan inovatif dalam mewujudkan pendidikan yang berkarakter dan bermutu," ujar Hariyanto pada media ini. 

Sedangkan untuk mewujudkan sistem pembelajaran yang diterapkan sekolah SMPN I Kertosono, agar mampu disejajarkan dengan sekolah-sekolah favorit lainnya di kabupaten Nganjuk yaitu, dengan pencapaian peserta didik prestasi di berbagai bidang sebagaimana yang dikatakan Anik Sunharis dan Budi Adi pembina Pramuka SMPN I Kertosono, mengatakan, prestasi yang dicapai para peserta didiknya dengan menunjukkan kerjasama dan kerja kerasnya, diantaranya juara II lomba Pertolongan Pertama Gawat Darurat,  juara I (Pi) dan juara II (Pa) lomba Teknologi Tepat Guna, juara I (Pa) dan (Pi) lomba yel, juara II lomba Fotografer Gesang Competition yang akhirnya menjadi juara umum I (Pa) dan juara umum III (Pi) tingkat kabupaten.

"Prestasi tadi adalah sebagian kecil yang kami dan anak didik kami dapatkan. Dan semua prestasi yang kami dapatkan adalah hasil kerja keras dan kerja sama yang baik antara pembina dan peserta didik. Bahkan prestasi sekolah ini tidak hanya dibidang non akademis saja tapi juga prestasi akademis juga banyak diukirnya," ujar Budi yang di Aamiinin Anik diruang guru saat jam istirahat. 

Sri Indah pembina seni tari juga mengatakan kalau prestasi yang dicapai peserta didiknya tidak lepas dari pemikiran kreatif dan sentuhan tangan dingin dari tenaga pendidik yang akhirnya berhasil menjadi yang terbaik dibidangnya, seperti menjadi 5 penampil terbaik dalam lomba tari tingkat provinsi Jatim dengan peserta 34 kabupaten/kota. "Semua prestasi yang dicapai para peserta didik, tanpa tangan terampil dari para tenaga didik menjadi hal yang sulit, karena itu, disini tenaga pendidik dituntut mampu menunjukkan kreatifitas dan inovasi untuk memberikan yang terbaik pada peserta didik," ujar Sri Indah. 

Hal yang sama juga disampaikan oleh Mutiara kelas IXA, para peserta didik di SMPN I Kertosono disamping dituntut mempunyai karakter atau moral yang baik, juga berprestasi dibidanya masing-masing terutama pembelajaran formal di kelas. Dan untuk mencapainya, kami para peserta didik diarahkan oleh para tenaga pendidik untuk selalu berpegangan pada 8 trik, diantaranya, satu belajar secara efektif, dua aktif dalam belajar, tiga rajin mengerjakan tugas, empat mempunyai motivasi tinggi, lima mampu mengatur waktu, enam sikap dan berprilaku baik, tujuh mempunyai tekad untuk berprestasi dan delapan ibadah dan doa. 

"Delapan trik itu selalu disampaikan oleh para tenaga pendidik disini, dengan tujuan, kami termotivasi untuk bisa meraih sukses. Bagi kami, yang yakin atas motivasi tersebut, tidak sedikit yang mendapatkan prestasi baik di sekolah maupun diluar sekolah. Sedangkan prestasi yang didapat oleh sekolah ini, saya yakin tidaklah gratis tapi karena adanya kerjasama antara pihak srkolah dengan para orang tua kami, karena itu saya sebagai wakil dari siswa yang berprestasi mengucapkan trimakasih bagi para tenaga pendidik yang telah mendidik dan membina kami, serta para orang tua/wali didik yang memberikan sumbangsihnya baik pikiran, tenaga maupun finansial pada kami melalui pihak komite atau sekolah," pungkas Mutiara, 04/12/2019. (Ind) 

2 comments:

Powered by Blogger.