Header Ads

Header ADS

KANG MARHAEN DATANG, SOLUSI REHAP SDN 1 PUTREN TERATASI

Nganjuk, Pojok Kiri, Renovasi gedung SDN 1 Putren yang awalnya sempat ditolak orang tua siswa dan beritanya sempat viral di medsos serta pengerjaannya sempat terhenti, kini pembangunannya dilanjutkan kembali dan diterima. Hal ini dikarenakan kedatangan wakil bupati (wabup) Nganjuk Marhaen Djumadi yang alumni SD tersebut, memberikan penjelasan dan wawasan kepada para orang tua siswa dan kepala desa Putren, terkait pelaksanaan renovasi tersebut. 

Dalam penjelasannya kang Marhaen sebagaimana sapaan akrab wabup Nganjuk menjelaskan, terkait pemasangan kusen (pintu dan jendela) serta plafon dengan kayu Mahoni telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dibuat konsultan. Jadi yang pertama tidak ada manipulasi anggaran dan yang kedua meski memakai kayu Mahoni jangan takut dalam waktu dekat akan mengalami pengeroposan. Lantas kenapa proyek renovasi dihentikan dan ditolak.

"Meaki hanya memakai kayu Mahoni, saya menjamin akan bertahan lama, apalagi pemasangan plafon dan kusen hanya tingal 20 persen, dan tidak mungkin kita bongkar lagi, karena anggaran renovasi tersebut sudah final," ujar wabup Marhaen via telphone selulernya pada media ini. 

Sedangkan mengenai bekas kayu kusen bongkaran dari kelas I sampai kelas VI yang terbuat dari kayu Jati, akan menjadi aset sekolah, yang mana nantinya bisa untuk pembangunan lainnya. Apalagi sebentar lagi anak-anak kita akan menghadapi ujian semester ganjil, kalau renovasi tersendat, yang pasti sekolah ini akan terlihat kotor dan kosentrasi anak akan terpecah. Bahkan wabup Marhaen juga mengingatkan, jangan sampai karena ego yang tua anak-anak yang dikorbankan. 

"Renovasi ini harus dilanjutkan, dan untuk kayu jati bekas bongkaran akan menjadi aset sekolah, biarkan anak-anak bisa belajar dengan tenang tanpa ada rasa takut yang berlebihan. Apalagi, sebentar lagi akan menghadapi ujian semester ganjil, kalau sekolahnya bagus dan bersih saya yakin mereka akan lebih tenang dan fokus dalam mengisi soal, yang akhirnya mampu mendongkrak nilai-nilai ujiannya," ujar wabup Marhaen lagi sebelum menutup hanphone selulernya pada media ini, 06/12/2019.

Dengan diterimanya renovasi gedung SDN I Putren oleh para orang tua/wali siswa, pihak pelaksana pembangunan CV Teguh Karya sejak Kamis, 05 Desember 2019 melanjutkan kembali pekerjaan renovasi yang sebelumnya sempat dihentikan. Dan pihaknya juga berjanji akan mengerjakan renovasi tersebut sebaik mungkin serta kualitas sebagaimana klausul kontrak kerja. (Ind) 

No comments

Powered by Blogger.