Header Ads

Header ADS

SOPIR MUAT SISWA MTSN HILANG KONSENTRASINYA TABRAK TRUK BOX

Nganjuk, Pojok Kiri, Pengendara kendaraan Colt Mitsubishi Fuso nopol E 7026 KB yang mengangkut rombongan Siswi MTSN 2 Cirebon di Tol Trans Jawa Km 636+600 A masuk Desa Sukoharjo Kecamatan Wilangan Kabupaten Nganjuk mengalami kecelakaan. Hal ini diduga karena ngantuk menyebabkan sopir kehilangan faktor kosentrasinya. Sebagaimana dari hasil kesimpulan sementara dari Satlantas Polres Nganjuk, berdasar olah TKP kasus kecelakaan rombongan siswa MTSN 2 Cirebon di Tol Trans Jawa.

Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Hegy Renata yang didampingi kanitlaka Ipda Sugiono menjelaskan, kejadian itu berawal dari Colt Mitsubishi dengan sopir Rahman Hadi (43) warga Desa Kalitengah Cirebon mengangkut 20 orang rombongan MTSN 2 Cirebon melaju dengan kecepatan tinggi di jalan Tol Trans Jawa. Ketika tiba di KM 636+600 A jalan tol tepatnya di Desa Sukoharjo Kecamatan Wilagan Kabupaten Nganjuk tiba-tiba sopir hilang konsentrasi mobil sebelah kiri menabrak truk box pengangkut barang  nopol B 9960 SYN disopiri Sarno Asmoro (56) wargs Desa Dawuhan Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri. Setelah menabrak truk didepanya hingga salah satu penumpang jatuh terlempar, mobil Colt  banting setir ke kiri dan menabrak pembatas jalan hingga terhenti. Sedangkan sejumlah penumpang mobil Colt lain mengalami luka berat dan ringan yang langsung dievakuasi ke RDUD Nganjuk.

"Jadi, peristiwa kecelakaan itu kami duga disebabkan faktor sopir Colt yang mungkin konsentrasi lagi menurun hingga tidak memperhatikan kondisi di depanya," kata Sugino.

Kejadian kecelakaan tersebut, jelas Sugino, terjadi sekitar pukul 07.58 WIB dan laporan diterima pukul 08.30 WIB. Unit Laka Lantas Polres Nganjuk yang datang ke lokasi langsung membawa para korban kecelakaan ke RSUD Nganjuk. Demikian juga untuk korban meninggal dunia langsung di kirim ke kamar Jenazah RSUD Nganjuk.

"Unit laka juga langsung melakukan Olah TKP kejadian kecelakaan tersebut. Dan mobil Colt dan Truk Box juga langsung kami evakuasi ke Satlantas Polres Nganjuk," ucap Sugino.

Dan untuk saat ini, tambah Sugino, sopir Mitsubishi Colt dan sopir truk box yang terlibat kecelakaan di jalan tol Trans Jawa masih dalam pemeriksaan di Satlantas Polres Nganjuk.

"Dan untuk sementara kami belum menentukan tersangka dalam kecelakaan tersebut karena masih proses pemeriksaan saksi-saksi," tandas Sugino.

Sementara sopir Mitsubishi Colt pengangkut rombongan siswi MTSN 2 Cirebon, Rachman Hadi masih dalam konsidi shock atas peristiwa kecelakaan hingga menewaskan satu penumpangnya yang juga Guru pendamping Siswa MTSN 2 Cirebon. 

"Maaf, kami belum bisa memberi keterangan. Saya masih terpukul," kata Rachman Hadi di Mapolres Nganjuk.

Sedangkan Sopir Truk Box, Sarno Armoro menjelaskan, saat kejadian dirinya sedang menjalankan truk box di lajur kiri dengan kecepatan 60 km/jam. Tibs-tiba laju truk terdorong sedikit kencang. Ketika dilihat dari kaca spion, ternyata ada mobil yang menabraknya dari belakang.

"Saya terkejut juga tadi kok tiba-tiba laju truk tambah kencang sendiri. Dan untung saja saya tetap konsentrasi sehingga tetap dapat mengendalikan laju truk dan berhenti melihat apa yang terhadi," kata Sarno Asmoro.

Setelah itu, menurut Sarno, dirinya melanjutkan perjalanan hingga ke pintu tol dan melapor ke petugas Patroli jalan ton.

"Setelah itu kami dibawa ke kantor Satlantas Nganjuk ini. Untuk barang yang kami angkut dari Jakarta akan kami kirim ke Surabaya," pungkas Sarno Asmoro sesaat setelah kecelakaan, 16/12/2019. (Ind)  

No comments

Powered by Blogger.