Header Ads

Header ADS

MARHAEN DJUMADI : SIKAP DPRD NGANJUK ATAS PROYEK TAMAN KERTOSONO TIDAK BENAR

Nganjuk, Pojok Kiri, Polemik proyek pavingisasi Taman Kertosono yang diduga telah merugikan keuangan negara dengan nilai ratusan juta rupiah dan bahkan pernah dilakukan inspeksi mendadak (sidak) oleh anggota DPRD kabupaten Nganjuk, sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Kertosono, kini pihak Wakil Bupati Nganjuk Marhen Djumadi juga tidak mau ketinggalan dalam hal melakukan sidak. 

Selama dalam peninjauannya di lokasi yang ditenggarai telah merugikan negara ini, Marhaen Djumadi memperoleh informasi kalau anggaran Rp 179 juta lebih tidak hanya untuk bangunan paving semata. Melainkan juga untuk tiga item pekerjaan, yaitu pavingisasi, pembangunan ruko dua kamar, dan terahir dua atap kanopi warung pedagang kaki lima.

"Saya menyatakan tidak benar dengan apa yang dikatakan oleh anggota DPRD ke media yang memberikan pernyataan bahwa ada dugaan kemahalan kontruksi, sehingga dinilai ada unsur korupsi yang merugikan negara Rp 100 juta, sebab proyek dengan anggaran Rp. 179 juta peruntukannya bukan hanya paving tapi juga sebagai pembangunan ruko dengan dua kamar dan kanopi pedagang kaki lima," ujar Wabup Marhen.

Sedangkan dengan papan proyek yang tertulis bahwa anggaran Rp 179 juta untuk proyek paving parkir taman, pihak Wabup Marhaen akan langsung memerintahkan Dinas PUPR dan kontraktor pelaksana agar segera merubah menjadi tiga item pekerjaan agar masyarakat yang membaca papan proyek tidak berspekulasi dan menafsir negatif. Disisi lain dirinya juga meminta kepada semua pihak termasuk DPRD kabupaten Nganjuk agar bisa memahami dan membawa data yang valid biar tidak terjadi salah tafsir apalagi sampai membuat pernyataan di media massa.

"Proyek ini bukan hanya pavingisasi, hanya saja yang tertulis di papan proyek berbunyi demikian, karena itu saya nanti akan meminta pada pihak pelaksana untuk merubah sebagaimana peruntukannya, jadi kalau sampai terjadi kabar ada kerugian hingga Rp 100 juta saya nyatakan tidak benar," ujar Wabup Marhaen lagi. 04/02/2020.

Sedangkan sebelumnya, dalam pemberitaan di beberapa media  bahwa anggota DPRD nganjuk dari komisi 3, melakukan sidak proyek pavingisasi parkir Taman Kertosono Nganjuk tahun 2019, dengan luas 6x27 meter, yang di garap oleh CV Jaya Persada, dengan nilai  proyek sebesar Rp 179 juta dinilai oleh anggota komisi 3 DPRD Kabupaten Nganjuk kontruksinya kemahalan dan terindikasi terjadi kerugian negara hingga Rp 100 juta. (Ind) 

No comments

Powered by Blogger.