Header Ads

Header ADS

MASPION GROUP AKAN MASUK NGANJUK, BUTUH LAHAN 400 HEKTAR

Nganjuk, Pojok Kiri, Sebagai salah satu tempat yang bagus untuk pengembangan industri, Kabupaten Nganjuk hingga awal Februari 2020 sebanyak 72 investor telah membuat komitmen, masuk wilayah Kabupaten Nganjuk, diantaranya Maspion Group yang rencananya menanamkan investasi di Kawasan Industri Nganjuk (KING) mencapai sekitar Rp 3 - 4 triliun. 

Hal ini sebagaimana yang disampaikan bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat pada awak media menjelaskan, Maspion Group telah melakukan survei di wilayah Kabupaten Nganjuk dengan kebutuhan lahan seluas 400 hektar. Dimana setidaknya nanti Maspion Group akan menyerap tenaga kerja lokal sekitar 15 ribu tenaga kerja untuk kebutuhan industrinya. "Alhamdulillah, kami juga sudah bertemu langsung dengan pak Alim Markus dari Maspion Group dan telah menyatakan keseriusanya untuk menanamkan investasi di Nganjuk," ujar bupati Novi, kemarin.

Dijelaskan Novi Rahman Hidhayat, dengan adanya keseriusan dari Maspion Group untuk menanamkan investasinya di Kabupaten Nganjuk menjadi bukti kepercayaan dari para investor terhadap wilayah Kabupaten Nganjuk. Ini dikarenakan selain lahan yang tersedia masih cukup luas, Kabupaten Nganjuk juga memiliki sejumlah hal yang dinilai cukup menarik oleh investor.

Diantaranya, menurut Mas Novi, panggilan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, upah minimum kabupaten (UMK), lokasi strategis tidak jauh dari Kota Surabaya, mekanisme perizinan yang mudah telah disediakan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, dan sebagainya. "Kami rasa, banyaknya kemudahan yang kami tawarkan dan potensi yang cukup besar di Nganjuk rupanya menjadikan investor tertarik berinvestasi di Nganjuk," ucap Mas Novi.

Memang, diakui Mas Novi, pihaknya dalam mengenalkan potensi dan kemudahan berinvestasi kepada investor dilakukan di berbagai kesempatan pertemuan baik di Jakarta maupun di Surabaya. Bahkan, sejumlah undangan dari luar negeri telah diterimanya untuk bisa memaparkan potensi Kabupaten Nganjuk kepada para investor di sejumlah negara. "Dan mudah-mudahan dengan upaya pengenalan potensi yang dimiliki Kabupaten Nganjuk tanpa lelah ini maka akan semakin banyak investor yang masuk dan menanamkan investasinya di Kabupaten Nganjuk," ujar bupati Novi lagi. 

Sementara itu mulai banyaknya investor yang masuk ke Kabupaten Nganjuk dinilai positif oleh ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono. Bahkan harapannya Kabupaten Nganjuk disamping menjadi salah satu kawasan industri bisa terus terwujud juga mampu mengurangi angka kemiskinan. "Tentunya kami menyambut positif semakin banyaknya investor yang bakal masuk menanamkan investasinya di Nganjuk ini. Dan tentunya kami berharap semakin banyak pula tenaga kerja asal Nganjuk yang terserap oleh industri tersebut sehingga angka pengangguran bisa diturunkan," tutup Tatit Heru Tajhjono, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, 11/02/2020. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.