Header Ads

Header ADS

BAMBANG ASAL WAUNG BARON, PEMASOK SHABU DITANGKAP SATRESNARKOBA POLRES NGANJUK

Nganjuk, Pojok Kiri, Pemberian edukasi tentang bahaya laten narkoba terus disosialisasikan baik oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Satresnarkoba maupun Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Bahkan telah terjalin sinergi dengan lembaga pendidikan, pemuka Agama maupun masyarakat secara umum. Mereka bahu membahu menutup ruang gerak para penyalahgunaan narkoba. Dan alhasil tidak sedikit yang telah berhasil ditangkap dan dijebloskan ke Penjara. 

Keberhasilan kali ini, juga tidak lepas dari informasi masyarakat yang peduli akan wilayah hukum Polres Nganjuk bisa terbebas dari penyalahgunaan narkoba. Sebagaimana yang dilakukan Satresnarkoba yang dikenal dengan tim Rajawali 19 pada tanggal 12/03/2020 sekira pukul 23.30 WIB yang berhasil menangkap dua pelaku penyalahgunaan narkoba di depan Indomaret Kelurahan Kedondong Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk beserta barang buktinya (BB).

Kedua pelaku yang berhasil diamankan adalah Yoyon N, 41 tahun yang berprofesi sebagai operator alat berat, warga Perum Puri Astapada Indah 2 F6, RT 01 RW 08 Kelurahan Ploso Geneng kecamatan/Kabupaten Jombang dan Sandi W, 27 tahun berprofesi sopir, warga Dusun Plaosan RT 02 RW 02 Desa Temurejo Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuangi. Pelaku kedapatan membawa shabu sebanyak 1 plastik klip seberat 0,32 gram yang dibungkus tisu dan diisolasi di dalam helm.

Selanjutnya pelaku dibawah ke Mapolres Nganjuk beserta BBnya diantaranya 1 bungkus plastik klip berisi shabu seberat 0,32 gram, 1 buah tisu yang masih ada solasinya, 1 buah helm, 1 buah sepeda motor Nopol AG 4864 LO dan dua buah Hp. Penangkapan ini tidak sampai disini, pihak Rajawali 19 terus berusaha mencari pemasok barang haram tersebut dan setelah dirasa cukup data tanpa menunggu lama, langsung melakukan perburuan ke rumah tersangka. 

Tanpa ada perlawanan yang berarti dari tersangka pemasok barang haram kepada kedua pelaku yang lebih awal ditangkap, pihak Rajawali 19 dengan mudah menangkap Bambang EP, 64 tahun dirumahnya Dusun Kandek RT 03 RW 02 Desa Waung Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk beserta BB yang berhasil ditemukan diantaranya 1 buah pipet kaca yang masih tersisa shabu, 1 buah alat hisap/bong, 1 buah Hp, 1 buah kompor api terbuat dari botol plastik, 1 buah kotak bekas cukur jenggot, 1 buah cutter beserta pisaunya, 1 buah kotak bekas tempat parfum, 2 buah jarum pentul dan 5 buah pecahannpipet kaca. 

Selanjutnya menurut Kasubag Humas Polres Nganjuk M Sudarman menjelaskan, ketiga pelaku penyalahgunaan narkoba untuk penyelidikan lebih lanjut diserahkan ke Satresnarkoba Polres Nganjuk. Pihaknya juga telah mengantongi nama dan alamat pemasok barang haram  yang di dapat Bambang EP (red nama dan alamat pelaku sengaja dirahasiakan pihak Polres untuk tindakan lebih lanjut). Hal ini diketahui atas pengakuan pelaku Bambang pada penyidik. 

Kasubag Humas M Sudarman juga menjelaskan, Karena ketiga pelaku tanpa hak menjadi perantara dalam jual beli, menjual, membeli atau memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan I bukan tanaman dan atau memiliki, menyimpan, menguasai Narkotika Golongan I bukan tanamam dan atau penyalahguna narkotika golongan I bagi diri sendiri, dan atau turut serta melakukan perbuatan yang dapat dihukum, sebagaimana dimaksud dalam uraian Pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UURI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 55 ayat (1) KUPidana.

"Dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 5 Milyar setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum. Karena itu mari kita perangi narkoba, disamping efek yang terkandung pada barang haram tersebut mampu merenggut nyawanya, hukuman penjara dan denda yang besar menunggunya," pungkas M Sudarman Kasubag Humas Polres Nganjuk pada media ini, 13/03/2020. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.