Header Ads

Header ADS

BUPATI NGANJUK INSTRUKSIKAN LIBUR SEKOLAH DAN TUNDA PERJALANAN DINAS KE LUAR KOTA.

Nganjuk, Pojok Kiri, Upaya antisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nganjuk, Novi Rahman Hidayat Bupati Nganjuk secara resmi menghentikan kegiatan yang sifatnya mengundang atau mendatangkan massa diantaranya Posyandu dan menutup kawasan wisata/kolam renang serta meliburkan lembaga pendidikan baik formal maupun non formal, baik TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, maupun lembaga bimbingan belajar (Bimbel/kursus) selama dua pekan (mulai tanggal 17-31 Maret 2020) sebagai mana Instruksi Bupati Nganjuk Nomer 440/754/411.010/2020 tertanggal 16 Maret 2020. 

Hal ini sebagaimana yang disampaikan Novi Rahman Hidayat Bupati Nganjuk yang juga mengajak masyarakat untuk tidak panik dengan wabah Covid-19 dan berharap masyarakat untuk menjaga hidup sehat, serta membiasakan cuci tangan sebagaimana standart dunia agar terhindar dari penyebaran wabah yang populer dengan nama virus Corona. Dengan menjaga stamina untuk tetap fit melalui peningkatan imun tubuh atau pemenuhan gizi yang seimbang dan olah raga.

"Disamping saya menyampaikan secara resmi Instruksi Bupati Nganjuk, saya juga perintahkan kepada para anak didik untuk mempergunakan waktu libur sekolah sebagai pendidikan rumah yaitu tetap belajar dirumah dengan mempergunakan portal pendidikan online gratis yang telah disediakan oleh Kementerian Pendidikan," kata Bupati Novi dalam siaran persnya. 

Bupati Novi juga menginstruksikan kepada semua Organisasi Perangkat Daerah untuk menghentikan atau menunda sementara perjalanan dinas ke luar kota, bahkan pihaknya juga akan memberikan tembusan tersebut kepada DPRD Kabupaten Nganjuk agar melaksanakan hal yang sama untuk sementara waktu, sebagai langka antisipasi penyebaran Covid-19. Dasar yang diambil dalam pertimbangan Instruksi tersebut yaitu adanya surat edaran Gubernur Jawa Timur dan Presiden RI dengan melihat kondisi penyebaran virus Corona yang semakin meluas.

"Untuk sementara semua OPD untuk melakukan penundaan perjalanan dinas ke luar kota, saya juga berharap hal ini juga dilakukan oleh DPRD Kabupaten Nganjuk sebagai antisipasi bersama dalam melakukan pencegahan Covid-19. Bahkan saya juga berpesan kepada masyarakat yang mengalami batuk dan flu agar segera memeriksakan kesehatannya ke Puskesmas terdekat atau ke Rumah Sakit agar apabila terdeteksi sebagai virus Corona, penyebarannya tidak meluas dan penyembuhannya menjadi lebih cepat," ujar Bupati Novi lagi. 

Terakhir Bupati Novi juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengurangi kontak langsung dengan orang lain (berjabat tangan) dengan memulai atau membiasakan/mebudayakan salam dengan merangkapkan kedua telapak tangan di depan dada atau melekatkan tangan kanan pada dada sebelah kiri. 

Bahkan dirinya juga mengingatkan kembali kepada para peserta didik untuk tetap vokus belajar meski dirumah dengan menggunakan aplikasi Rumah Belajar sebagaimana sistem pembelajaran jarak jauh yang berbasis portal dan telah dikembangkan oleh Kemendikbud. "Aplikasi Rumah Belajar dapat ditemukan dalam playstore atau juga dapat diakses di belajar.kemdikbud.go.id. portal pembelajaran online ini gratis," pungkas Bupati Novi pada siaran pers di Pendopo Pemerintah Kabupaten Nganjuk, 16/03/2020, siang. (Ind) 

No comments

Powered by Blogger.