Header Ads

Header ADS

DINAS TENAGA KERJA KABUPATEN NGANJUK WAJIBKAN KETERSEDIAN HAND SANITIZER DI SETIAP PERUSAHAAN

Nganjuk, Pojok Kiri, Keseriusan Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk dalam menerapkan Peraturan Bupati Nganjuk Nomer 440/754/411.010/2020 tertanggal 16 Maret 2020, dengan membuat dan  melayangkan surat edaran Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk Nomer 560/231/411.310/2020 perihal Kesiapsiagaan dalam menghadapi penyebaran Covid-19 di tempat kerja kepada seluruh penyedia lapangan kerja (perusahaan) yang ada di wilayah Kabupaten Nganjuk.


Sebagaimana yang dikatakan oleh Agus Frihannedy Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro pada media ini, pihaknya mengambil langkah peningkatan kewaspadaan terhadap penyebaran virus yang populer dengan nama Corona juga merujuk pada surat edaran dari Direktur Jenderal Binwasnaker Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomer 5/193/AS 02.02/JIJ/2020 tertanggal 12 Maret 2020. Adalah sebagai langkah dini Instansinya dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 kepada seluruh karyawan (buruh) perusahaan yang ada di Kabupaten Nganjuk. 

"Surat edaran tersebut bertujuan meminta kepada seluruh perusahaan untuk patuh dan melaksanakan pencegahan dini dari Covid-19, seperti ketersediaan fasilitas cuci tangan sebagaimana standart WHO, membuat laporan data pekerja yang mengalami gangguan kesehatan dan lain sebagainya," ujar Agus Frihannedy sesaat setelah mengikuti rapat Forkopimda bersama Bupati Nganjuk dalam pengambilan keputusan antisipasi penyebaran Covid-19.

Agus Frihannedy juga menjelaskan, sampai saat ini belum ada karyawan yang dilaporkan oleh perusahaannya terindikasi gejala yang mirip dengan wabah Corona. Meski demikian pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap hal tersebut begitu juga pihak perusahaan. Ini dimaksud agar apabila ada yang terindikasi virus yang telah menggegerkan dunia, penyebarannya bisa diantisipasi dan cepat diatasi. 

"Meski, sejauh ini belum ada yang terindikasi gejala tersebut, pihak perusahaan secara berkala wajib membuat laporan kesehatan karyawannya, lebih-lebih karyawan yang sakit mempunyai tanda-tanda gejala Corona untuk secepatnya melaporkannya agar cepat ditangani dan diinformasikan," jelas Agus lagi pada media ini. 

Karena begitu pentingnya penanganan kesehatan, terutama pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah kerja Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk, akan memberikan sangsi tegas kepada setiap perusahaan yang tidak menyediakan hand sanitizer bagi karyawannya dan laporan apabila ada karyawan dengan gejala tersebut dengan cepat. "Meski sejauh ini belum ada satupun perusahaan yang tidak menyediakan hand sanitizer, saya berharap agar ketersediaan fasilitas cuci tangan jangan sampai terabaikan," pungkas Agus Frihannedy, 16/03/2020, sore. (Ind) 

No comments

Powered by Blogger.