Header Ads

Header ADS

KEBIJAKAN TERBARU DISDIK PROVINSI JATIM, UN SMA DITUNDA

Foto ilustrasi pendidikan di sekolah dan Kepala Disdik Provinsi Wilayah Kabupaten Nganjuk, Edy Sukarno. 


Nganjuk, Pojok Kiri, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Timur kembali mengeluarkan informasi terbaru terkait penundaan Ujian Nasional (UN) maupun Ujian Sekolah (US). Sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Pojok Kiri, Kepala Disdikbud Jatim,  Wahid Wahyudi, memberikan informasi terkait Tindak lanjut Antisipasi Corona Virus Disease (Covid-19) disatuan Pendidikan. 

Ada 10 poin tentang perubahan kebijakan sekolah sebagaimana Surat Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Nomer 420/1810/101.1/2020 tertanggal 21 Maret 2020 sebagai tindak lanjut dari Surat Kepala Dindik Provinsi Jawa Timur sebelumnya Nomer 420/1815/10.1/2020 tertanggal 18 Maret 2020. Hal ini untuk mencermati perkembangan dan dinamika kasus Covid-19 di wilayah Jawa Timur 

10 Info Terbaru

Disampaikan 10 poin untuk satuan pendidikan yakni :

1. Ujian Nasional untuk jenjang SMA (Sekolah Menengah Atas) yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 30 Maret sampai dengan 2 April 2020 ditunda pelaksanaannya pada tanggal 6 sampai dengan 9 April 2020, dengan tetap memperhatikan perkembangan penyebaran virus covid-19 di Jawa Timur;

2. Jadwal belajar di rumah peserta didik SMA, SMK, dan PK-PLK yang sedianya berakhir pada tanggal 29 Maret 2020 diperpanjang sampai dengan 5 April 2020;

3. Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, Guru, dan Tenaga Kependidikan pada SMA, SMK, PK-PLK se Jawa Timur melaksanakan tugas dari rumah masing-masing mulai tanggal 23 sampai dengan 29 Maret 2020, dan mulai melaksanakan tugas di Sekolah pada tanggal 30 Maret 2020;

4. Kepala Cabang Dinas beserta seluruh jajaran Pejabat Struktural dan Staf Cabang Dinas melaksanakan tugas dari rumah masing-masing mulai tanggal 23 sampai dengan 29 Maret 2020, dan mulai melaksanakan tugas di Kantor pada tanggal 30 Maret 2020;

5. Pelaksanaan tugas dari rumah dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan efisien;

6. Para Kepala Bidang Persekolahan (Pembinaan SMA, SMK, PK-PLK), Para KepalaCabang Dinas, Para Pengawas dan Kepala Sekolah melakukan pemantauan secara intensif melalui teknologi informasi dan komunikasi, untuk memastikan setiap Satuan Pendidikan, Negeri maupun Swasta, tetap melakukan proses pembelajaran baik melalui sistem dalam jaringan (daring) maupun penugasan terstruktur;

7. Tugas-tugas yang diberikan kepada peserta didik dalam masa belajar di rumah, diprogramkan sesuai kurikulum yang berlaku dengan tetap mempertimbangkan waktu dan tingkat kesulitan sehingga tidak memberatkan peserta didik, baik dari aspek teknis maupun substansi pembelajaran;

8. Selama masa belajar di rumah, Kepala Sekolah dan Guru melakukan komunikasi secara intensif dengan orang tua/wali peserta didik untuk memberikan dukungan moral, material dan spiritual sepenuhnya kepada putra/putrinya demi kelancaran dan keberhasilan proses pembelajaran yang dilaksanakan di rumah;

9. Pelaksanaan proses pembelajaran pada setiap Satuan Pendidikan dilaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur secara berjenjang;

10. Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus covid-19 di Jawa Timur, maka seluruh Kantor Cabang Dinas dan Satuan Pendidikan agar memasang baliho atau spanduk terkait himbauan pencegahan penyebaran virus covid-19. Desain, warna dan isi baliho/spanduk dimaksud diserahkan kepada Cabang Dinas/Satuan Pendidikan masing-masing dengan mengacu pada 
himbauan yang dikeluarkan oleh lembaga resmi pemerintah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Nganjuk, Edy Sukarno, menjelaskan informasi terbaru penundaan UN sebagaimana Surat yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jatim dan diterima semalam olehnya mengharap, para peserta didik SMA untuk tetap dilakukan pendampingan oleh para tenaga pendidik baik melalui jaringan (daring) maupun terstruktur. Sedangkan untuk semua Cabang dinas dan para tenaga didik mulai tanggal 23-29 Maret tidak lagi bekerja di kantor atau sekolah. 

"10 poin itu adalah info terbaru dari Kadisdik Provinsi Jatim. Dan untuk pegawai Cabang Disdik serta para tenaga pendidik mulai hari Senin, 23-29 Maret bekerja dirumah. Hal ini sebagai langkah ekstra dalam menangani pandemi global Covid-19. Saya juga mengharap untuk semua tenaga pendidik dan peserta didik untuk tetap tenang, tidak panik dan tetap produktif dengan meningkatkan kewaspadaan agar penyebaran Covid-19 bisa dihambat dan distop. Terakhir untuk para peserta didik untuk tetap semangat belajar," pungkas Edy Sukarno Kepala Cabang Disdik Provinsi Wilayah Kabupaten Nganjuk melalui sambungan selulernya, 22/03/2020. (Ind)  

No comments

Powered by Blogger.