Header Ads

Header ADS

NGANJUK LAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN SERENTAK CEGAH COVID-19

Nganjuk, Pojok Kiri, Penanganan penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk secara serentak melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat publik (pelayanan umum) seperti, perkantoran, terminal, stasiun KA, pasar, pertokoan dan sebagainya, bahkan juga ditempat-tempat ibadah yaitu, Mushalla, Masjid, Gereja, Klenteng dan lainnya. Hal ini sebagai bentuk keseriusan Pemkab bersama Polres Nganjuk dan Kodim Nganjuk 0810 dalam melakukan pencegahan penyebaran virus Corona selain bentuk penanganan penyebaran wabah pandemi Corona lainnya yang akan terus dilakukan sampai dinyatakan benar-benar aman. 

Hal ini sebagaimana yang disampaikan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat pada siaran persnya di Gedung Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Tunas Artha Mandiri (KSPPS TAM) Jalan Dermojoyo No. 34 Kelurahan Payaman Kecamatan/Kabupaten Nganjuk menjelaskan, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 seluruh Forkopimcam se-kabupaten Nganjuk dan Forkopimda pada hari ini, 26/03/2020, melakukan penyemprotan disinfektan Corona secara serentak 

Bahkan pemkab Nganjuk juga telah mengalokasikan dana anggaran sementara untuk penanganan atau pencegahan Covid-19 sebesar Rp.19,3 Milyar dan anggaran tersebut masih dimungkinkan bertambah tergantung situasi dan kondisi nantinya. "Sementara Pemkab menganggarkan sebesar itu, tapi belum baku, tergantung perkembangan besuk. Yang terpenting kita doakan bersama anggaran tidak nambah dan masyarakat Nganjuk terbebas Covid-19," jelas Bupati Novi pada awak media.

Bupati Novi juga menghimbau, untuk melakukan pencegahan disamping dibutuhkan kerjasama dengan lintas sektoral juga kesadaran masyarakat untuk melakukan hidup bersih dan sehat. Serta mengajak semua lapisan masyarakat untuk menyatakan perang terhadap Covid-19 dengan cara mengurangi aktifitas diluar rumah (social distancing) dan hindari kontak langsung dengan orang lain serta penundaan acara pengajian sampai pesta perkawinan/khitan (Akad Nikah dan Khitan tetap bisa dilakukan pestanya ditunda).

Bahkan dengan diberlakukannya sistim shift di lingkungan pemkab per-hari ini (sekarang masuk besuk libur atau sebaliknya) yang berada dirumah bukan libur tapi Work From Home yaitu tetap bekerja walau berada dirumah. Sedangkan yang tidak kalah pentingnya bagi para pelajar meski proses belajar mengajar di sekolah dihentikan sementara bukan berarti libur dari kegiatan belajar, mereka tetap wajib belajar di rumah bukan keluyuran atau kongkow di Cafe. Sedangkan bagi masyarakat yang baru datang dari luar negeri atau daerah terkategori zona merah untuk dilakukan pengecekan di Puskesmas atau pelayanan kesehatan terdekat oleh RT/RW atau Kepala Desa. 

"Meski Kabupaten Nganjuk sampai saat ini masuk wilayah aman, kewaspadaan tetap harus dilakukan, agar Nganjuk benar-benar terbebas dari penyebaran Covid-19. Karena itu, mari kita cegah wabah ini bersama-sama untuk tetap tidak masuk Kabupaten Nganjuk dengan cara hidup bersih dan sehat serta biasakan cuci tangan sebagaimana standart WHO sebelum dan sesudah melakukan kegiatan apapun agar wabah atau virus apapun yang menempel di tangan menghilang," pesan Bupati Novi saat siaran pers di Gedung KSPPS TAM yang juga sebagai tempat terakhir dalam agenda penyemprotan disinfektan Corana pada agenda hari ini, 26/03/2020. (Ind).

No comments

Powered by Blogger.