Header Ads

Header ADS

DESA BABADAN BENTUK POSKO TANGGAP COVID-19 SEBAGAI ANTISIPASI DINI

Nganjuk, Pojok Kiri, Ikut serta membantu pemerintah dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 yang dinyatakan pandemi oleh WHO, membuat hampir semua Desa/Kelurahan telah menyediakan Posko Relawan Tanggap Covid-19. Hal ini juga sebagai bentuk dukungan masyarakat dalam antisipasi penularan virus yang telah menggemparkan lebih dari 200 negara di dunia. 

Seperti yang dilakukan Desa Babadan Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk, yang telah mendirikan tiga Posko dengan sistem kerja yang tertata rapi serta dukungan masyarakat yang bagus dan koorperatif, dalam usaha memutus rantai penyebaran wabah Corana dengan cara hidup bersih dan sehat sebagaimana himbauan Pemerintah Kabupaten Nganjuk melalui Pemerintah Desa Babadan. 

Seperti yang disampaikan Imam Robani Kepala Desa Babadab Kecamatan Patianrowo pada media ini, pendirian Posko ini tidak lepas dari keinginan masyarakat untuk tetap terbebas dari penyebaran Covid-19. Sebab itu Perangkat Desa, Kader Posyandu, Karang taruna dan tokoh masyarakat bahu membahu melakukan pendataan warganya yang bekerja atau berdomisili di wilayah zona merah yang saat ini diperkirakan akan mudik (pulang ke kampungnya masing-masing).

"Saya sangat apresiasi atas kepedulian masyarakat yang sangat tinggi untuk tetap terbebas dari penyebaran Covid-19. Sedangkan untuk warga perantau desa Babadan yang berada dalam zona merah, kami masukan pada data orang dalam resiko (ODR). Ini dilakukan untuk antisipasi, agar mereka yang membawa virus tersebut dapat terdeteksi secara dini, dan memutus penyebarannya pada warga lainnya," ujar Imam Robani.

Posko yang didirikan terdiri dari satu Posko utama yang berfungsi sebagai tempat pemeriksaan kesehatan dengan fasilitas dua ruang observasi dan dua ruang untuk isolasi, sedangkan dua Posko lainnya adalah Posko Pembantu yang berfungsi untuk mencatat atau mendata warga perantau. "Mereka yang masuk Desa Babadan untuk melakukan pemeriksaan di Posko utama dan nanti apabila dalam pemeriksaan ada tanda-tanda positif Covid-19, kami langsung rujuk ke Rumah Sakit. Tapi semoga hal ini tidak terjadi," Imam Rabani. 

Terakhir Kepala Desa Babadan Berharap, agar warganya atau masyarakat secara umum yang tidak terkena Covid-19, selamanya terbebas dari virus yang menakutkan tersebut dan penyebarannya juga bisa segera diatasi, agar perekonomian masyarakat tidak berada pada titik nadir terendah. "Semoga Pemerintah kita atau WHO cepat mendapatkan solusi dalam memutus rantai Covid-19 dan kembali berjalan normal," pungkas Imam Robani Kepala Desa Babadan saat lakukan pengecekan Posko utama, 09/04/2020. (Ind/Ris)

No comments

Powered by Blogger.