Header Ads

Header ADS

HABIS ANTAR PENUMPANG, TUKANG BENTOR MENINGGAL DI KALIMATI DESA SAMBIREJO TANJUNGANOM

Nganjuk,Pojok Kiri, Seorang tukang becak motor(bentor) Sukarjo 67 tahun warga Lingkungan Bletot RT 03 RW 01 Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk, diketahui meninggal dunia sesaat setelah mengantar penumpang dan akan kembali ke pangkalan Becak Barong Desa Kedungrejo Kecamatan Tanjunganom.

Dengan mengendarai bentornya dari arah barat (diduga habis antar penumpang di Ngrajek Desa Sambirejo Kecamatan Tanjunganom) ke arah timur (ke pangkalan becak Barong) dengan pelan-pelan dan baru mencapai separuh perjalanan, Sukarjo tiba-tiba jatuh dari atas becak, tepatnya di pinggir Jalan Surabaya Madiun (Timur bengkel Didik Jaya Motor) Dusun Kalimati Desa Sambirejo Kecamatan Tanjunganom.

Khoirul A 26 tahun warga Dusun Bendungan Desa Kedungrejo Kecamatan Tanjunganom, mengetahui ada tukang bentor yang mau menyebrang jalan dan terjatuh sekira pukul 09.00 WIB, 11/04/2020, dirinya di bantu Dadang 34 tahun warga Dusun Kalimati Desa Sambirejo Kecamatan Tanjunganom dengan cepat melakukan pertolongan karena takut dari arah barat atau timur ada kendaraan besar yang melintas, maka korban dibawah ke sisi selatan lalu di sandarkannya ke tembok pagar Bengkel, kemudian melaporkannya ke petugas Polsek Warujayeng.

Mendapat laporan kejadian tersebut petugas piket Polsek Warujayeng menindaklanjuti datang ke tempat kejadian perkara (TKP), dan mendapati Sukarjo telah meninggal dunia. Sedangkan untuk memastikan kematian korban, petugas piket menghubungi tim medis dari Puskesmas Tanjunganom untuk dilakukan pemeriksaan awal. Disisi lain keluarga korban yang mendengar kejadian itu, langsung mendatangi TKP, dan membawa jenazah korban ke rumahnya serta menolak untuk dilakukan otopsi dengan membuat pernyataan yang disaksikan perangkat desa setempat.

Kejadian ini di benarkan AKP M Sudarman Kasubag Humas Polres Nganjuk, dengan adanya penolakan pihak keluarga dengan dilampiri surat pernyataan penolakan untuk tidak dilakukan otopsi, pihak Polsek Warujayeng, menyerahkan jenazah korban ke pihak keluarga Sukarjo untuk dilakukan pemakaman. Sedangkan hasil dari pemeriksaan awal tim medis, dibawah lutut korban terdapat luka lecet akibat jatuh dari bentor, sedangkan dari kemaluan korban mengeluarkan air mani dan kondisi jenazah korban tidak ada tanda-tanda kekerasan.

"Dengan adanya penolakan tersebut, jenazah korban beserta barang bukti berupa satu unit bentor, satu pasang sandal karet, satu buah topi, satu buah kacamata hitam, satu buah dompet yang berisi uang tunai sebesar Rp.260 ribu, satu kunci kecil, satu lembar foto copy KK dan dua lembar foto copy KTP atas nama korban selanjutnya di serahkan pada keluarga korban," pungkas M Sudarman Kasubag Humas Polres Nganjuk saat di hubungi media ini melalui selulernya, 11/04/2020. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.