Header Ads

Header ADS

MINGGU PERTAMA BULAN RAMADHAN SATRESNARKOBA POLRES NGANJUK BERHASIL UNGKAP 4 KASUS

Nganjuk, Pojok Kiri, Satresnarkoba Polres Nganjuk selama awal bulan puasa berhasil mengungkap 4 kasus dengan 4 tersangka kejahatan penyalahgunaan narkoba jenis shabu. Para pelaku berhasil ditangkap satuan Rajawali 19 ini terhitung mulai 24-28 April 2020. Sedangkan dari para pelaku tidak satupun ada penduduk lokal, semuanya dari luar kota Kabupaten Nganjuk.

Dari empat tersangka, satu adalah karyawan swasta dan tiga pelaku lainnya adalah sopir dengan tempat penangkapan di dua wilayah satu pelaku di Desa Plimping Kecamatan Baron dan tiga pelaku lainnya di Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom. Keberhasilan dalam pengungkapan kasus ini tidak lepas dari informasi masyarakat yang menginginkan wilayahnya bebas dari peredaran barang haram.

Seperti yang dikatakan AKP M Sudarman Kasubag Humas Polres Nganjuk menjelaskan, dengan mengantongi informasi yang dapat dipercaya tim Rajawali 19 pimpinan Iptu Pujo Santoso langsung melakukan penyisiran di area sasaran dan sekira pukul 17.45 WIB 24/04/2020 (awal puasa) berhasil menangkap dan mengamankan pelaku R. Zakariyah warga Desa Gemekan Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto yang sehari-hari bekerja sebagai sopir bersama barang buktinya (BB) 1 plastik klip Shabu seberat 0,49 gram beserta BB lainnya, di Lingkungan Jetis Kelurahan Warujayeng.

Tim opsnal Satresnarkoba Polres Nganjuk yang telah berhasil menangkap satu pelaku tidak cukup puas, dan lantas terus melakukan penyisiran yang akhirnya kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba di sebuah kamar Hotel yang berada di Desa Plimping Kecamatan Baron sekira pukul 01.00 WIB, 25/04/2020. Setelah melakukan penggeledahan, J Purwanto warga Desa Sukorame Kecamatan Mojoroto Kota Kediri yang juga sebagai sopir kedapatan membawa Shabu seberat 0,22 gram dan BB lainya.

"Menurut pengakuan pelaku pertama, narkoba jenis Shabu tersebut adalah pesanan warga Kelurahan Warujayeng sedangkan asal barang tersebut dari Mojokerto, dan pengakuan pelaku kedua, barang itu untuk diantar ke pemesan warga Kertosono serta asal dari barang tersebut katanya dari Surabaya. Untuk pemesan dan penyuplai barang haram ini masih dalam pencarian," jelas M Sudarman.

Masih menurut Kasubag Humas M Sudarman untuk dua pelaku lainnya, tim Rajawali 19 berhasil menangkap dan mengamankan tersangka di Kelurahan Warujayeng Kecamatan Tanjunganom sekira pukul 02.00WIB, 28/04/2020 yaitu R Hermawan warga Desa Mojokrapak Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang pekerjaan swasta yang kedapatan membawa 1 buah plastik berisi Shabu seberat 0,89 gram, 1 buah plastik berisi Shabu seberat 0,73 gram dan BB lainnya. Sedangkan menurut keterangan pelaku barang itu berasal dari A Yulianto warga Desa Dukuh Klopo Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang pekerjaan sopir dan seketika juga langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan pada tersangka A Yulianto.

Dan dari tersangka terakhir ini berhasil mengamankan BB berupa 2 buah plastik klip berisi Shabu seberat 1,15 gram, 1 buah plastik berisi Shabu seberat 1,16 gram, uang tunai Rp 200 ribu sisa hasil penjualan dan BB lainnya. Sedangkan dari pengakuannya narkoba jenis Shabu di dapat dari bos yang berada di Sidoarjo. "Pelaku yang di Sidoarjo juga dalam pencarian sedangkan empat pelaku penyalahgunaan narkoba ini dijerat pasal 114 ayat (1) huruf (a) UURI Nomer 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 7 tahun dan maksimal 20 tahun penjara," pungkas M Sudarman Kasubag Humas Polres Nganjuk pada media ini, 30/04/2020. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.