Header Ads

Header ADS

NGANJUK POSITIF COVID-19 BERTAMBAH SATU KASUS JADI 8 ORANG.

Nganjuk, Pojok Kiri, Kasus Covid-19 di Kabupaten Nganjuk terus bertambah, dari awal 4 warga dinyatakan positif karena terpapar saat mengikuti pelatihan haji di Surabaya, lalu tambah lagi satu, dan tambah lagi 2 orang yang positif karena terpapar oleh salah seorang yang ikut pelatihan tersebut dan kini tambah lagi satu warga dari Kecamatan/Kabupaten Nganjuk yang dinyatakan positif terjangkit virus corona oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Sebagaimana penjelasan dr Hendriyanto, juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, satu warga yang awalnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) yang sedang menjalani isolasi di RSUD Soedono Madiun kini berstatus positif Covid-19 setelah hasil tes Swabnya keluar. "Nganjuk kini menjadi 8 orang yang positif Corona dengan tambahan satu kasus, sedangkan kasus yang sekarang berbeda dari sebelumnya yakni tenaga kesehatan haji Indonesia yang ikut pelatihan di Surabaya, tapi ini cluster lain," jelas Hendriyanto, Kamis (9/4/2020) malam.

Masih menurut Hendriyanto, untuk satu orang yang dinyatakan positif corona terbaru adalah warga dari Kecamatan Nganjuk Kota, sedangkan riwayatnya, sebagaimana hasil tracing, orang ini pernah melakukan perjalanan ke Srambang Ngawi dan diduga telah melakukan kontak dengan salah satu warga yang posif Covid-19. "Hingga saat ini tim Gugus Tugas masih terus melakukan tracing di wilayah Nganjuk terhadap siapa saja yang pernah berkontak dengan warga yang telah dinyatakan positif virus corono tersebut," ujar Hendriyanto menambahkan. 

Sementara untuk hasil tracing, sebagaimana yang dijelaskan Hendriyanto, hingga saat ini dan yang dinyatakan pernah berkontak dengannya, diperkirakan sekitar 286 orang. Sehingga mereka yang pernah lakukan kontak dengan   warga positip corona di Kabupaten Nganjuk. Secara otomatis masuk dalam status orang tanpa gejala (OTG). Sehingga jumlah total OTG di Kabupaten Nganjuk sampai hari ini, yang telah terdata mencapai 15.403 orang. Hal ini bisa dibilang cukup tinggi, setelah terjadinya gelombang mudik para perantau dari berbagai daerah dan dari luar negeri termasuk dari daerah zona merah.

"Makanya, kami juga terus melakukan tracing warga perantau yang pulang kampung untuk mengetahui mereka terpapar virus corona atau tidak. Ini sebagai bentuk pencegahan dini penularan wabah Coroba menyebar lebih parah lagi," ungkap Hendriyanto juru bicara gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, saat melakukan siaran pers, 09/04/2020, malam.

Untuk diketahui data terkini ODP di Kabupaten Nganjuk mencapai 36 orang sedangkan untuk PDP sebanyak 16 orang, dan yang positif Covid-19 sebanyak 8 orang. "8 orang yang positif corona sudah diisolasi semua di Rumah Sakit. Sedangkan untuk status PDP melakukan isolasi mandiri. Untuk masyarakat Nganjuk mari kita bersama-sama berantas Covid-19 dengan melakukan physical distancing, jaga jarak yang benar sebagaimana ketentuan pemerintah" tutup Hendriyanto. (Ind) 

No comments

Powered by Blogger.