Header Ads

Header ADS

PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19 DENGAN PENYEMPROTAN MERATA DI LAKUKAN SEMUA DESA SE-KABUPATEN NGANJUK

Nganjuk, Pojok Kiri, Kesiapsiagaan dalam antisipasi penyebaran corona virus disease (Covid-19) telah dilakukan oleh semua lintas sektoral mulai tingkat RT/RW, Desa/Kelurahan sampai Pemerintahan pusat, tidak ketinggalan Desa Talang Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk, yang juga melakukan giat sosialisasi hidup bersih dan sehat, juga melakukan penyemprotan disinfektan di sepanjang jalan, rumah warga, tempat ibadah, pertokoan bahkan perkantoran yang ada di desa tersebut. 

Hal ini sebagaimana yang di sampaikan Suparlan Kepala Desa Talang Kecamatan Rejoso, menjelaskan, meski wilayahnya masih masuk zona hijau, kewaspadaan akan penyebaran Covid-19 wajib dilakukan oleh semua masyarakatnya, karena Desa Talang disamping ada pasar (tempat transaksi produsen dengan konsumen dari berbagai daerah) juga tempat pemberhentian bus jurusan Nganjuk-Bojonegoro yang tidak menutup kemungkinan salah satu diantara mereka ada yang terpapar Covid-19.

"Untuk menjaga hidup bersih dan sehat adalah kewajiban kita semua, karena itu giat kali ini disamping antisipasi penyebaran Covid-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan juga melakukan sosialisasi hidup bersih dan sehat seperti membiasakan cuci tangan dengan standart WHO sebelum dan sesudah melakukan kegiatan apapun. Ini salah satu cara menjaga tubuh kita untuk tidak mudah di hinggapi virus apapun. Disamping itu kami juga mensosialisasikan budaya social distancing," jelas Suparlan Kepala Desa Talang Kecamatan Rejoso kemaren 04/04/2020.

Senada dengan Suprapto Politikus Gerindra yang juga anggota DPRD Nganjuk Komisi 1 mengatakan, Covid-19 tidak perlu ditakuti tapi cukup lakukan waspada dan biasakan hidup bersih serta sehat yang dimulai dari diri sendiri. Karena dengan kebiasaan seperti itu akan tercipta tubuh yang sehat dan badan yang kuat. Disamping itu lakukan pencegahan penyebaran virus tersebut dengan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat publik seperti pertokoan, perkantoran, balai pertemuan dusun (desa), sekitar rumah warga dan sebagainya. 

"Untuk lakukan penyemprotan bisa dilakukan dengan memakai anggaran apapun yang terpenting penganggarannya transparan serta juga bisa dilakukan secara swadaya baik pembelian disinfektannya atau buat sendiri disinfektannya dengan memakai beberapa bahan yang dioplos. Seperti bahan pemutih pakaian dicampur pembersi toilet dan ditambah pembersih lantai," ujar Suprapto saat lakukan sosialisasi Covid-19 di Dusun Banaran Desa Demangan Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk.

Disisi lain anggota Komisi 1 Suprapto disamping mendukung anggaran penuh untuk desa juga anggaran yang dibutuhkan Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam menangani Covid-19, hanya saja laporan penggunaannya harus secara transparan. Hal ini untuk antisipasi penyalahgunaannya, termasuk dasar pengalokasian anggaran dari Surat Edaran Menteri Keuangan. "Covid-19 bukan saja masuk dalam darurat bencana non alam Nasional tapi juga Internasional karena itu penggunaan anggaran bisa dari mana saja asal pengalokasiannya jelas," tambah Suprapto anggota DPRD Nganjuk saat memberikan bantuan dana untuk tambahan pembelian disinfektan kepada Suwandi Kepala Dusun Banaran Desa Demangan Kecamatan Tanjunganom 05/04/2020.

Sementara Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat menjelaskan, dalam tahap awal penanganan penyebaran virus corona di Kabupaten Nganjuk menyiapkan anggaran mencapai Rp 19,3 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk RSUD Nganjuk, RSUD Kertosono, dan Dinas Kesehatan. "Anggaran tersebut bisa dimanfaatkan penuh dalam penanganan virus corona. Termasuk upaya pencegahan dari penyebaran virus corona, pengadaan APD petugas medis, dan sebagainya," kata Novi Rahman Hidhayat.

Yang jelas, dikatakan Novi Rahman Hidhayat, untuk kebutuhan anggaran dalam penanganan virus corona untuk sementara sudah terpenuhi semua. Akan tetapi untuk kebutuhan anggaran tersebut bisa ditambah lagi dalam tahap berikutnya. "Kami berupaya maksimal dalam menghadapi dan penanganan virus corona, dan kami mengharapkan semua lapisan rakyat Nganjuk untuk bersama-sama pula dalam mengantisipasi penyebaran virus corona ini," tutur Mas Novi, panggilan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.