Header Ads

Header ADS

RSUD KERTOSONO SIAPKAN 5 RUANG ISOLASI COVID-19 BERTEKANAN NEGATIF, 8 RUANG ODP DAN PDP

Nganjuk, Pojok Kiri, Setelah resmi dinyatakan sebagai Rumah Sakit rujukan Covid-19 beberapa hari lalu oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, RSUD Kertosono Nganjuk saat itu juga, melakukan persiapan dalam penanganan pasien positif virus Corona, seperti menyediakan 13 unit ruang isolasi khusus pasien Covid-19. Sedangkan dari jumlah unit tersebut, 5 unit untuk ruang isolasi dengan bertekanan negatif (ruang khusus pasien positif Covid-19) sedangkan sisanya 8 ruang untuk menangani orang dalam penanganan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Penyediaan ruang bertekanan negatif sebagai ruang isolasi pasien positif sebagaimana yang dijelaskan dr Laksomono Pratiknyo Direktur RSUD Kertosono Nganjuk, adalah salah satu SOP, untuk mengantisipasi adanya penyebaran virus melalui udara (keluar dari ruangan isolasi yang berdampak pada penularan/menginfeksi orang lain), secara otomatis tidak ada udara luar yang terkontaminasi virus dari dalam, yang secara mekanis menggunakan blower dan diukur dengan alat magnehelic.

"Sampai saat ini masih taraf persiapan dan sedang dalam pengerjaan, tapi untuk ruang isolasi pasien positif pengerjaannya sudah selesai sedangkan untuk 8 ruang khusus menangani ODP dan PDP, masih dalam pengerjaan dan terus kami kebut agar cepat selesai serta dalam waktu dekat, besuk atau lusa sudah selesai dan sudah resmi dibuka. Sedangkan untuk 8 ruang yang sedang dikerjakan awalnya adalah 2 ruang besar yang kami sekat yang per-satu ruangnya menjadi 4 ruang," jelas Dirut RSUD Laksomono.

Laksomono Dirut RSUD Kertosono juga memaparkan alur penanganan pasien Covid-19 yaitu bisa pasien rujukan dari Puskesmas, Klinik Kesehatan atau pasien datang sendiri ke RSUD Kertosono. Sedangkan untuk pasien rujukan pihaknya nanti menyediakan jalur khusus, hal ini untuk antisipasi penyebarannya serta pasien tersebut langsung disambut dengan petugas yang menggunakan alat pengaman diri (APD) lengkap. Kemudian pasien diarahkan untuk melakukan swab tes.

Sedangkan untuk pasien yang datang sendiri, nantinya akan ditanya apakah mengalami sesak nafas, batuk dan demam serta pernah melakukan kontak dengan daerah terjangkit atau pasien positif. Dan setelah petugas mengetahui atau telah mengindentifikasi, hasilnya sebagaimana gelaja Covid-19, maka diarahkan ke ruang khusus yaitu ruang yang sedang dalam pengerjaan (8 ruang yang akan disediakan RSUD Kertosono) tapi kalau nanti dalam hasil tes menunjukkan positif dipindahkan ke ruang isolasi yang bertekanan negatif.

"Semoga besuk, ruangan isolasi sudah siap dan kami langsung melakukan sterilisasi dan lusa sudah bisa kami resmikan. Tapi meski kami telah menyediakan 5 ruangan untuk pasien positif dan 8 ruang untuk ODP dan PDP semoga tetap nol penanganan kasus tersebut," tutup Dirut RSUD dr Laksomono Pratiknyo pada media ini sambil menunjukkan ruang demi ruang akan disiapkan untuk penanganan pasien Covid-19. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.