Header Ads

Header ADS

WANITA PNS BERSUAMI DIDUGA LAKUKAN KAWIN SIRRI

Ketua RT 01 RW 01 Didik Sudarmaji

Nganjuk, Pojok Kiri, Seorang wanita PNS asal desa Jekek. Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk yang berstatus masih istri sah dari seorang pria sebut saja Dul Karim (nama samaran) diduga telah melakukan pernikahan sirri dengan pria lain sebut saja Dul Marto (juga nama samaran), dianggap telah melanggar banyak larangan. Karena dalam pernikahan sirrinya dianggap tidak sah karena putusan hukum atas perceraiannya masih belum mempunyai kekuatan tetap (masih dalam proses). 

Hal ini diketahui setelah Didik Sudarmaji 39 tahun yang juga Ketua RT 01 RW 01 Desa Jekek Kecamatan Baron yang saat itu diminta oleh wanita PNS di Kecamatan Baron untuk menjadi saksi atas pernikahan sirrinya dengan Dul Marto sekitar dua bulan lalu. Dirinya bersedia karena pada waktu itu wanita PNS ini mengaku telah cerai dengan suaminya Dul Karim. Tapi setelah mengetahui kalau dirinya dibohongi, maka ia langsung melakukan upaya konsultasi kepada Kepala Dusun dan Kepala Desa Jekek.

"Saya jujur tidak tahu kalau wanita PNS ini masih istri sah pria lain, dan karena dia ngakunya janda, makanya saya mau. Dan setelah saya tahu dia membohongi saya, maka langkah saya melakukan konsultasi kepada Kepala Dusun dan Kepala Desa untuk langkah selanjutnya. Hal ini saya ambil karena sebagai saksi dalam pernikahan sangatlah berat, apalagi pertanggungjawabannya langsung kepada Allah SWT. Sedangkan yang menikahkan pasangan haram ini adalah mantan Modin dari Desa Baron Timur Kecamatan Baron," sesal Didik.

Hal yang sama juga disampaikan Abbas mantan Modin Desa Baron Timur Kecamatan Baron, dirinya diminta untuk menikahkan wanita PNS ini karena mengaku telah menjanda, bahkan ia juga menjelaskan waktu itu pasangan ini meminta dirinya untuk menikahkan secara sirri dengan dadakan. "Mereka meminta untuk disegerakan menikah secara sirri karena takut melakukan hal yang tidak diinginkan atau melakukan zinah. Tapi kalau akhirnya wanita PNS ini masih berstatus istri orang, saya tidak tahu dan alangkah baiknya tanyakan ke instansinya biar lebih jelas," ungkap Abbas pada media ini.

Camat Baron Kabupaten Nganjuk, Kasno menjelaskan, kalau wanita yang berinisial Skwt sampai saat ini masih berstatus istri orang, hal ini dibuktikan dengan slip gaji yang diterimanya disana masih tercatat sang suami dan anak masih terima gaji bulanan. Dan kalau Skwt telah melakukan kawin sirri dengan pria lain sedangkan sepengetahuannya, dia statusnya,  masih istri sah orang. Ini diketahuinya karena laporan dari Kepala Desa Jekek."Laporan tersebut tidak serta merta saya ambil, karena saya butuh dukungan data perihal tersebut, minimal laporan tertulis dan apabila benar info yang didapatnya, hal ini sama artinya telah mencoreng institusi Kecamatan," ucap Camat Kasno.

Dilain pihak wanita PNS (Skwt) saat dikonfirmasi atas kebenaran tersebut, dirinya menyangkal, karena apa yang dituduhkan padanya hanya sentimen pribadi dari mereka yang tidak senang. Tapi saat ditanya atas perceraiannya ia membenarkan kalau masih dalam proses. Dan dia telah mengajukan gugatan perceraiannya melalui pengacara. "Tidak benar kalau saya sudah melakukan kawin sirri, itu hanya isu yang dilakukan oleh orang yang tidak senang dengan saya. Dan saya yakin hal ini dimunculkan karena komplain saya atas bantuan yang tidak diberikan kepada orang yang berhak," tutur Skwt pada media ini. (Bersambung/Ind)

No comments

Powered by Blogger.