Header Ads

Header ADS

BERSTATUS PDP, HASIL RAPID TEST BALITA DI NGANJUK NEGATIF

Foto. Ilustrasi balita terpapar Covid-19

Nganjuk,Pojok Kiri, Balita laki-laki berusia 6 bulan asal Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk dinyatakan berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Covid-19. Meskipun hasil rapid test yang dilakukan terhadap bayi laki-laki tersebut hasilnya negatif reaktif, namun dokter RSUD Kertosono yang merawatnya memberikan status PDP.

Hal ini sebagaimana yang dikatakan juru bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, Hendriyanto menjelaskan, balita laki-laki awalnya menderita sakit panas, batuk, pilek, dan sesak nafas yang kini sedang menjalani perawatan di RSUD Kertosono Nganjuk. Meski demikian, Tim Gugus Tugas Covid-19 masih akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi bayi tersebut.

"Tentunya kami semua berharap hasil tes Swab atas anak berstatus PDP tersebut negatif Covid-19 dan segera sembuh dari sakitnya. Sedangkan untuk riwayatnya kami belum mengetahui," kata Hendriyanto.

Disamping itu, menurut Hendriyanto, satu lagi tambahan warga berstatus PDP di Kabupaten Nganjuk yakni seorang perempuan usia 45 tahun asal Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk. Perempuan tersebut memiliki riwayat pulang dari  Surabaya dan tidak ada keluhan namun berada di RSUD Nganjuk untuk menjalani test Swab.

Dengan demikian, dikatakan Hendriyanto, jumlah warga PDP Covid-19 di Kabupaten Nganjuk dari data terakhir sebanyak 46 orang. Sedangkan untuk jumlah warga berstatus ODP telah mencapai 75 orang, dan positip corona mencapai 11 orang, dan warga dinyatakan sembuh covid-19 sebanyak 2 orang, serta nihil warga positip covid-19 meninggal dunia.

"Untuk saat ini, kami masih menunggu hasil test swab dari warga positif covid-19, setelah melalui perawatan dan masa isolasi lebih dari 14 hari di RSUD Nganjuk," ucap Hendriyanto.

Melihat perkembangan data Covid-19 di Kabupaten Nganjuk tersebut, ungkap Hendriyanto, potensi terjadinya penularan virus corona masih terus terjadi. Untuk itu diharapkan segenap warga Kabupaten Nganjuk tidak boleh terlena dengan kondisi sekarang ini dan justru harus terus meningkatkan kewaspadaan dari penyebaran virus corona. Yakni dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona.

"Warga harus tetap gunakan masker, cuci tangan, jaga jarak, tidak berkumpul, tetap dirumah, dan jaga kesehatan serta kebersihan. Dan kami optimis virus corona ini bisa disembuhkan sehingga warga tidak perlu panik dan selalu menjaga situasi tetap kondusif," tutur Hendriyanto, 04/05/2020. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.