Header Ads

Header ADS

KOMISI IV DPRD NGANJUK TEMUKAN DUGAAN KECURANGAN PADA PAKET SEMBAKO KPM-BPNT


Nganjuk, Pojok Kiri, Banyaknya keluhan para keluarga penerima manfaat (KPM) atas penerimaan sosial berupa sembako yang diterima melalui E-Warong, membuat geram Komisi IV DPRD Kabupaten Nganjuk. Pasalnya ditengah pandemi Covid-19 masih ada yang tega, melakukan hal yang tidak terpuji atau mencari keuntungan ditengah kesengsaraan masyarakat. Hal ini diketahui setelah pihaknya banyak menerima keluhan dari para penerima bantuan tersebut di berbagai wilayah Kecamatan di Kabupaten Nganjuk.

Bahkan untuk mengetahui kebenaran keluhan tersebut, Komisi IV DPRD Nganjuk turun ke lapangan dan melakukan interaksi dengan para KPM, dengan tujuan bisa mendapatkan informasi lebih banyak dan lebih detail. Sebagaimana yang dikatakan Edy Santoso Ketua KOMISI IV DPRD Nganjuk, keluhan KPM bantuan pangan non tunai (BPNT) dikarenakan mutu dari sembako yang sangat jelek, bahkan jauh dari harapan pemerintah atas kwalitas bahan pokok itu sendiri, dan juga dari harga yang diterima oleh para KPM-BPNT, rata-rata jauh diatas harga pasaran. 

"Setelah kami turun ke lapangan apa yang dikeluhkan para KPM cukup beralasan, sebab sembako yang diterimanya, seperti beras berwarna kuning juga seperti menir, seakan butir padi tidak sehat yaitu mempunyai ukuran 2/10 bagian butir utuh, bahkan saya menyakini beras itu bukan premium tapi medium, sedangkan harga yang dikenakan adalah premium. Karenanya saya berharap kepada KPM-BPNT yang akan  menggesek kartu BPNT dan akan dibelanjakan di E-Warong agar lebih cermat dan kritis, kalau sekiranya tidak layak jangan takut untuk menolaknya," harap Ketua KOMISI IV Edy.

Masih lanjut Ketua Komisi IV Edy, sebenarnya KPM-BPNT pasrah dengan apa yang diterimanya meski paket sembako sangat tidak layak dan harga jauh lebih mahal dari harga pasaran, karena mereka berkeyakinan dikasih gratis dan kalau kebanyakan protes namanya akan dicoret oleh para pendamping dari penerima BPNT. "Akar permasalahannya disini, yang menyebabkan rasa ketakutan para KPM-BPNT tidak melakukan protes. Dan saya menduga hal ini ada aktor intelektual dibalik semua ini agar mereka menjadi pasrah dan takut untuk menyuarakan atas haknya," tambah Ketua Komisi IV Edy lagi.

Dugaan adanya oknum yang serakah yang menyelewengkan anggaran BPNT, telah mengabaikan program pemerintah untuk menekan angka kemiskinan dengan memberikan pilihan pangan yang luas, seperti penyaluran BPNT melalui sistem perbankan sama halnya oknum tersebut tidak mendukung prilaku produktif masyarakat melalui fleksibilitas waktu penarikan bantuan dan akumulasi aset. Yang akhirnya penyaluran BPNT tidak memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan dan kemampuan ekonomi penerima manfaat melalui akses yang lebih luas terhadap layanan keuangan.

"Program BPNT sesungguhnya merupakan upaya mereformasi program subsidi rastra, sebagai wujud untuk meningkatkan efektivitas dan ketepatan sasaran program. Tapi sebagaimana informasi dan hasil dari turun kelapangan saya menduga ada oknum yang tega melakukan hal itu. Karenanya saya harap Aparat Penegak Hukum untuk melakukan pengusutan dugaan penyelewengan tersebut. Dan untuk masyarakat KPM harus berani melapor jika mencurigai adanya kecurangan'" kata Ketua Komisi IV Edy.

Terakhir Ketua Komis IV Edy dalam waktu dekat akan melakukan Rapat Komisi untuk melakukan pemanggilan kepada Dinas Sosial Kabupaten Nganjuk dan instasi terkait hal tersebut. Karena sebagaimana harapannya penyaluran BPNT harus berpegang pada 6T yaitu tepat sasaran, tepat waktu, tepat harga, tepat jumlah, tepat kualitas dan tepat administrasi agar program pemerintah benar-benar dapat terlaksana dengan baik dan optimal dalam menekan angka kemiskinan. "Dalam waktu dekat Komisi IV akan melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait," tutur Ketua Komisi IV Edy, saat menghubungi media ini melalui sambungan selulernya, 03/05/2020, sore. (Ind)

1 comment:

  1. Harap lebih di perketat untuk pengawasan saya doakan orang" yg jujur dalam penanganan dlm semua lembaga semoga tetap diberi kemudahan dalam semua urusan oleh Allah Swt

    ReplyDelete

Powered by Blogger.