Header Ads

Header ADS

NIDI BASUKI MANTAN KEPALA DESA PUTREN BAGIKAN 250 PAKET SEMBAKO PADA MASYARAKAT.

Nganjuk, Pojok Kiri, Mantan kepala Desa Putren Kecamatan Sukomoro Kabupaten Nganjuk yang juga sebagai salah satu pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Nganjuk Nidi Basuki menggelar bakti sosial dengan membagikan paket Sembako kepada masyarakat desanya. Hal ini sebagai wujud kepedulian untuk meringankan beban warga disaat adanya pandemic Corona virus disease (Covid-19). 

Paket Sembako yang dibagikan berupa beras, gula pasir, mie instan, kue kaleng dan sarung yang dibagikan kepada para janda dan fakir miskin yang hidup sendirian serta warga lain yang dinilai sangat membutuhkan. Sedangkan sistem pembagian paket sembako yang berjumlah 250 paket ini, di berikan secara langsung (door to door) kepada warga Masyarakat di rumahnya masing masing.

Selain itu, himbauan untuk tidak keluar rumah selama masa pandemi Covid-19 juga disosialisasikan oleh Nidi Basuki meski dirinya tidak lagi menjabat Kepala Desa  kepada seluruh masyarakat, dan jika terpaksa harus keluar rumah dalam hal kepentingan maka harus menggunakan masker serta jaga jarak, dan hindari kerumunan, rajin mencuci tangan serta terapkan pola hidup sehat sebagaimana yang telah disosialisasikan oleh  Pemerintahan Desa.

Sementara itu yang menerima bantuan paket Sembako merasa senang dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Mantan Kepala Desa Putren, Nidi Basuki yg sudi dan banyak membantu masyarakat  kecil. Seperti yang dituturkan oleh Mukinah 68 tahun warga RT 06 RW 01 Dusun Putren mengatakan, meski sudah tidak menjabat lagi sebagai Kepala Desa, sifat dermawannya tidak pernah luntur.

"Kami beserta masyarakat lain yang ekonominya pas-pasan, tiap tahunnya selalu mendapatkan bantuan paket sembako darinya, karena itu kami sebagai masyarakat kecil sangat terbantu sekali atas kedermawanannya. Semoga apa yang dia berikan pada kami mendapatkan limpahan rejeki dan umur panjang dari Allah SWT," ujar Mukinah sesaat setelah mendapatkan bingkisan paket sembako yang diserahkan langsung oleh Nidi Basuki.
 
Hal yang sama juga disampaikan oleh Guminah 70 tahun warga RT 03 RW 01 Dusun Sugian, meski dirinya tidak mendapatkan bantuan sembako atau BLT dari pemerintah desa sampai pusat, dirinya tetap bersyukur, meski ekonominya kurang beruntung dan luput dari pendataan bantuan sosial tunai dan non tunai, tapi masih ada masyarakat atau mantan Kepala Desa yang peduli akan kehidupan sehari-harinya.

"Bantuan sembako yang saya terima dari bapak Nidi mantan Kepala Desa, sangat membantu dalam menopang kehidupan sehari-hari saya. Trimakasih bapak Nidi, semoga Allah membalas kebaikan bapak," kata Guminah saat menerima paket sembako sambil meneteskan air mata bahagia kalau masih ada orang yang peduli pada dirinya.

Nidi Basuki mantan Kepala Desa Putren Kecamatan Sukomoro yang juga sebagai pengurus MWC NU Nganjuk mengatakan, apa yang diberikannya kepada masyarakat tidak sebanding dengan apa yang diberikan Allah SWT atas nikmat sehat pada dirinya dan keluarga. Apalagi ditengah situasi dan kondisi yang tidak menentu seperti ini, sudah menjadi kewajibannya membantu mereka yang kekurangan.

Mari kita bersama-sama bergandengan tangan saling memberikan bantuan dan memberi kepada warga yang kurang mampu, disaat situasi Negara seperti ini, peran masyarakat yang kebetulan ekonominya beruntung maupun donatur lainnya sangat dibutuhkan. Berapapun yang mereka terima akan sangat berarti baginya, mungkin bagi yang mampu kecil tapi bagi mereka sangatlah besar.

"Sudah menjadi kewajiban kami untuk bersosialisasi juga memberikan bantuan berupa paket sembako, yang mungkin belum bisa mencukupi kebutuhan hidupnya, tapi semoga apa yang kami berikan dapat membantu meringankan beban mereka yang ekonominya kurang beruntung ditengah pandemi Covid-19. Semoga dengan keadaan  Negara seperti ini, akan segera berakhir. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.