Header Ads

Header ADS

DITENGAH COVID-19 DPRD KABUPATEN NGANJUK LAKUKAN KUNKER PERTAMA KE SEMARANG

Nganjuk, Pojok Kiri, Setelah hampir tiga bulan, DPRD Kabupaten Nganjuk menghentikan kegiatan kunjungan kerja (Kunker) ke sejumlah daerah baik dalam Provinsi maupun luar Provinsi, akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Indonesia. Kini kegiatan tersebut mulai dilakukannya lagi. Terhitung mulai hari Senin 15/06 semua komisi melakukan Kunker selama empat hari, sampai Kamis 18/06 ke Semarang Provinsi Jawa Tengah.

Sebagaimana yang dijelaskan Tatit Heru Tjahjono Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, kegiatan kunker diagendakan sebagai salah satu bentuk mencari formula dalam penanganan penyebaran virus Corona sesuai bidang masing-masing Komisi. "Seperti Komisi III yang membidangi pembangunan maka agenda kunker terkait pelaksanaan  pembangunan infrastruktur di tengah pandemi Covid-19, Komisi IV yang membidangi kesehatan dan pendidikan terkait persiapan new normal dan seterusnya sesuai dengan bidang masing-masing Komisi," ujar kang Tatit sebagaimana sapaan akrab Tatit Heru Tjahjono.

Masih sebagaimana penjelasan kang Tatit, agenda Kunker ke luar daerah yang digelar DPRD Kabupaten Nganjuk pada kali ini adalah yang pertama sejak pertengahan bulan Maret. Dimana kegiatan juga mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Karena itu untuk melakukan agenda ini, sejumlah persyaratan wajib diikuti dan dilaksanakan oleh seluruh anggota DPRD Kabupaten Nganjuk yang mengikuti Kunker. "Setiap anggota yang ikut Kunker diwajibkan melakukan rapid test dan itu sebagai syarat mutlak sedangkan apabila ada diantara mereka yang menolak melakukannya maka tidak diikutkan dalam agenda Kunker," kata kang Tatit.

Sedangkan untuk melakukan Kunker terlebih dahulu harus melakukan koordinasi dengan sekretariat DPRD yang akan di kunjunginya. Dan sejumlah daerah yang diagendakan untuk dikunjungi DPRD Nganjuk semuanya sudah bisa menerima dengan persyaratan penerapan aturan new normal. "Jadi kunker DPRD Nganjuk tetap mematuhi protokol kesehatan, termasuk membatasi jumlah peserta pertemuan di satu ruangan," ujar kang Tatit lagi.

Memang, diakui Tatit Heru Tjahjono, kegiatan Kunker DPRD Nganjuk harus mematuhi aturan ketat protokol kesehatan Covid-19. Bahkan, dalam kegiatan Kunker kali ini tidak menggunakan sarana transportasi umum Kereta Api ataupun Pesawat. Melainkan menggunakan transportasi mobil masing-masing Komisi di DPRD Nganjuk.

"Dan kamipun nantinya dari pelaksanaan Kunker ke luar daerah akan dilakukan evaluasi. Termasuk sepulang dari kegiatan Kunker ke luar daerah dimungkinkan setiap anggota DPRD kembali dilakukan Rapid test," tutur Tatit Heru Tjahjono. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.