Header Ads

Header ADS

DPC PDIP NGANJUK GELAR SARASEHAN PERINGATI HARI PANCASILA DAN BULAN BUNG KARNO

Nganjuk, Pojok Kiri, Dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila ke-75 dan bulan Bung Karno, DPC PDIP Kabupaten Nganjuk menggelar acara Sarasehan dengan tema Pancasila Dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju. Hal ini dimaksud untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, utamanya kader PDIP tentang sejarah, filosofi dan nilai-nilai Pancasila dalam memperkokoh inklusi sosial ditengah kontestasi nilai ideologi dan kepentingan yang mengarah pada penguatan dan kecendrungan politisasi identitas.

Seperti yang dikatakan oleh ketua DPC PDIP Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono dalam sambutannya, untuk membangkitkan dan memelihara memori kolektif masyarakat Nganjuk tentang ketokohan dan keteladanan Bung Karno sebagai penggagas Pancasila dan Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia serta memperkuat institusionalisasi nilai-nilai Pancasila sesuai dengan kearifan lokal masyarakat Nganjuk.

"Saat ini kita memperingati tiga peristiwa penting, yang pertama yakni memperingati hari lahir Pancasila dimana sejarah dicetuskannya Pancasila pada 1 Juni 1945 oleh Presiden pertama kita Ir Soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau BPUPKI, 6 Juni sebagai hari lahir Bung Karno dan 21 Juni wafatnya bapak Proklamator kita," sambutnya.

Hal yang sama juga disampaikan Wakabid DPD PDIP Provinsi Jawa Timur Ida Bagus Nugroho yang hadir dalam gelaran saresahan malam ini, 03/06/2020 menambahkan, sebagaimana instruksi dari DPP PDIP semua DPD dan DPC PDIP untuk melakukan hal seperti ini guna mengenang jasanya dan agar pengabdiannya pada bangsa dan negara dapat menginspirasi generasi saat ini dan generasi masa mendatang. Karena itu peringatan seperti ini sudah menjadi kegiatan rutin dari Partai.

"Ditengah pandemi Covid-19, kita mencoba menggugah kesadaran atas pemahaman Pancasila dalam tindakan gotong royong. Karena itu melalui sarasehan diharap akan tercipta kebersamaan dalam memutus mata rantai virus Corona dan saling bahu membahu dalam meringankan beban masyarakat yang ekonominya kurang beruntung dalam kehidupan sehari-harinya," ujar Ida Bagus Nugroho.

Sedangkan Marhaen Djumadi Wakil Bupati Nganjuk yang juga kader PDIP lebih menekankan pada gerakan kekuatan Pancasila (The Movement of Pancasila Power) dan Pengamalan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini dimaksud untuk melanjutkan ide, gagasan, pemikiran, cita-cita dan perjuangan Bung Karno sebagai bapak Proklamator, bapak Bangsa dan bapak Marhaenis.

"Yang bisa kita ambil dari kata Marhaenis adalah semangat berdiri sendiri atau berdikari dalam menghadapi pandemi Covid-19, baik dibidang kesehatan, sosial ekonomi dan sebagainya. Karena itu PDIP sebagai Partai politik, mampu menunjukkan tindakan nyata untuk seluruh rakyat Indonesia sebagai ciri dan tolak ukur utama dalam tanggungjawabnya," tutur Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi sesaat setelah selesai acara sarasehan yang diadakan DPC PDIP Kabupaten Nganjuk, 03/06/2020. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.