Header Ads

Header ADS

IBU RUMAH TANGGA DIDUGA JADI KURIR SHABU DITANGKAP TIM RAJAWALI 19 SATRESNARKOBA POLRES NGANJUK

Nganjuk, Pojok Kiri, Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk, disamping menaruh telinga di sudut-sudut rawan dan strategis juga terus bergerak tanpa lelah dan tanpa henti dalam melakukan tindakan pembersihan penyalahgunaan narkoba. Seperti keberhasilan demi keberhasilan yang ditorehkan tim ini dalam mengamankan para pelaku bisnis haram yang masuk dalam bahaya laten dan menjadi perhatian dunia.

Tidak mau kalah dengan Polsek Berbek yang berhasil mengamankan seorang pemuda yang melakukan transaksi pil dobel L, tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk dibawah kepemimpinan Iptu Pujo Santoso juga berhasil mengamankan 5 pelaku kasus narkoba jenis shabu-shabu diantaranya seorang ibu rumah tangga Nunik Panca Wahyu 56 tahun warga Jalan Mayjen Soepomo 41 RT 01 RW 06 Desa Dengkur Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk.

Serta empat pelaku lainnya adalah Budi Purwanto 44 tahun alamat sama dengan Nunik, sedangkan April Riyanto 35 tahun,  Herry Fran Sigit Mardjianto 40 tahun dan Purwanto 44 tahun hanya alamat desanya sama dengan pelaku awal. Seperti yang dikatakan Iptu Rony Yunimantara Kasubag Humas Polres Nganjuk menyampaikan terkait ungkap kasus narkoba pada media ini.

Awalnya karena adanya informasi hal tersebut, tim Rajawali 19 langsung meluncur ke lokasi dan berhasil mengamankan Budi S yang sedang menghisap Shabu di ruang tamu rumahnya. Saat digeledah, ditemukan 1 plastik klip yang berisi sisa sabu berat kotor 0,21 gram dan seperangkat alat isapnya. Pelaku mengaku mengkonsumsi barang haram tersebut dengan temannya (nama dan alamat pelaku sengaja dirahasiakan untuk penanganan lebih lanjut)

Pelaku juga mengaku sabu yang diperolehnya dengan cara menyuruh Nunik untuk mengambil paket sabu yang dititipkan pada April, sedangkan pelaku ini mendapatkan Shabu dengan cara membeli dari Wawan seorang Napi dari Lapas Madiun. Sedangkan pelaku April juga menjual barang tersebut pada Purwanto. "Tersangka Purwanto mengaku sabu telah diserahkan kepada Herry di Perumnas Ngrawan. Lalu dilakukan pengembangan dan berhasi menangkap pelaku Herry. Sedangkan pengakuan dari Herry untuk dikonsumsi sendiri,” kata Iptu Rony.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan dari tiga tersangka Budi, April dan Purwanto, narkoba jenis sabu dengan berat kotor 6,3 gram. Selain itu, polisi juga mengamankan alat isap (bong) dan sejumlah ponsel milik tersangka. "Atas tindakan para pelaku dikenakan pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) Jo pasal 131 UURI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika," tutur Kasubag Humas Polres Nganjuk, 08/06/2020. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.