Header Ads

Header ADS

LAKSANAKAN TUNTUTAN MASYARAKAT RSUD KERTOSONO ROMBAK MANAJEMEN, BANGUN OPINI CERDAS

Nganjuk, Pojok Kiri, Ditunjuk bertugas sebagai Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kertosono Kabupaten Nganjuk dr Noeroel Cholis pada bulan Mei lalu dituntut untuk melanjutkan keberhasilan yang ditorehkan Direktur sebelumnya, ia juga diharap bisa melakukan pembenahan ke arah yang lebih baik lagi. Bahkan di tiga bulan sebagai pelaksana tugasnya, ia telah menargetkan adanya perombakan tatanan manajemen yang ada di RSUD sampai masa tugasnya selesai pada bulan Agustus besuk.

Hal ini sebagaimana yang dikatakan Agus Zainal Abidin, S Kep.Ners Kepala BagianTata Usaha (Kabag TU) dan Humas RSUD Kertosono yang juga masih baru duduk di jabatan tersebut, sebagaimana Keputusan Bupati Nganjuk Nomer 821/133/411.404/2020 tertanggal 20 Mei 2020 dengan jabatan sebelumnya sebagai Kepala Seksi (Kasi) Penelitian dan Pengembangan Keperawatan di RS tersebut mengatakan, langkah awal yang diambil oleh Plt Direktur RSUD Kertosono adalah perombakan pada manajemen.

"Ini dimaksud untuk lebih menunjukkan profesionalisme, jadi nantinya setiap manajemen bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Perombakan ini untuk memperkecil adanya permasalahan yang ada, demi mewujudkan RSUD Kertosono menjadi yang lebih baik. Bukan hanya bangunannya saja yang bagus dan megah tapi juga akan diimbangi dengan manajemen yang baik pula," ujar Agus Zainal Abidin diruang kerjanya.

Selanjutnya masih menurut Kabag TU Agus, dr Noeroel Cholis sebagai Plt RSUD Kertosono, dengan adanya kritikan dari banyak pihak yang menginginkan adanya perbaikan manajemen yang baik, sedangkan disisi lain tujuan RS sendiri untuk membangun opini yang sehat dan cerdas, maka langkah awal yang dibuat, yaitu mempersatukan kerja yang maksimal dalam tiap-tiap bidang para pegawai yang ada di RSUD Kertosono Kabupaten Nganjuk. 

"Plt Direktur RSUD Kertosono dr Noeroel Cholis telah melakukan konsolidasi SDM ke seluruh pegawai. Ini dilakukan karena rasa percayanya yang tinggi kepada  seluruh pegawai RSUD, baik dari tenaga medis hingga staf karyawan yang  merupakan aset yang sangat penting, untuk itu kinerja mereka dipersatukan sesuai dengan bidangnya masing-masing, sedangkan kebijakan ini bagi kami adalah hal yang terpenting dalam membangun RSUD Kertosono kearah yang lebih bagus," kata Agus Zainal Abidin Humas RSUD Kertosono..

Sedangkan deadline yang diberikan kepada semua tenaga medis dan karyawan dalam membawa perubahan besar pada manajemen RSUD Kertosono, Humas Agus menambahakan, sebagaimana yang diinginkan Plt Direktur, dalam waktu tiga bulan (sebelum masa tugasnya berakhir) semua telah tercapai. ini berdasarkan keyakinannya dalam melakukan tugas yang telah diamanatkan dan janji Plt dr Noeroel Cholis pada Bupati Nganjuk. "Tugas ini menurutnya adalah tantangan untuk menjadikan RSUD Kertosono lebih baik dari sebelumnya,"

Keyakinan yang sama juga ditunjukkan oleh Kabag TU/Humas RSUD Kertosono, kalau sebelum masa pelaksana tugas dr Noeroel Cholis berakhir, pihaknya telah mampu melakukan perombakan manajemen kearah yang lebih baik, walau banyak hambatan dan kekurangan yang dihadapi para staf dan tenaga medis tetap merasa yakin kalau kedepannya akan lebih bagus. 

"Plt Direktur sudah pernah mengabdi di RSUD Kertosono sebelum menjadi Kepala Dinas Kesehatan Nganjuk. Jadi kami yakin Plt telah mengetahui apa yang harus diperbaiki demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat kabupaten Nganjuk dan sekitarnya terutama Kertosono," tutur Kabag TU/Humas RSUD Kertosono Agus Zainal Abidin kemaren. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.