Header Ads

Header ADS

PERSIAPAN NEW NORMAL BUPATI NGANJUK TERBITKAN PERBUP DAN 21 SURAT EDARAN

Nganjuk, Pojok Kiri, Menyusul terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) Nganjuk nomor 28 tahun 2020 bersama 21 surat edaran lainnya yang terkait tentang pedoman persiapan tatanan kebiasaan baru (kenormalan baru) ditengah kondisi pandemi Covid-19 (virus yang berasal dari Wuhan China) telah diterbitkan. Sementara untuk persiapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) dilakukan sosialisasi dengan gencar oleh satuan gugus tugas penanganan virus Corona Pemerintah Kabupaten Nganjuk menghadapi new normal (kenormalan baru). 

Hal tersebut bertujuan agar masyarakat disemua lini bisa bersama-sama memutus mata rantai penyebaran (penularan) wabah Corona dan menjadikan Kabupaten Nganjuk sebagai zona hijau yang bebas dari Covid-19. Karena itu semua wilayah desa/kelurahan, kecamatan untuk menjadi zona hijau, masyarakat meski menerapkan adaptasi kebiasaan baru tapi tetap harus disiplin mematuhi protokol kesehatan.
Adaptasi kebiasaan baru itu sebagaimana yang dikatakan Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, hidup produktif dan aman dari COVID-19 tetap berpedoman dan mematuhi Protokol Kesehatan. Sedangkan Peraturan tentang tata cara dalam melakukan adaptasi kebiasaan baru telah dibahas oleh forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Nganjuk yang tergabung dalam gugus tugas Covid-19 Kabupaten Nganjuk.
"Dalam pembahasan tersebut telah menghasilkan dan menetapkan peraturan bupati serta 21 surat edaran bupati yang mengatur tentang adaptasi kebiasaan baru. Monggo kita baca, kita pahami dan terapkan bersama serta saling bantu memahamkan kepada sesama warga Nganjuk. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa menghilangkan covid-19 dari Nganjuk, harap Wabup Marhaen Djumadi saat melakukan sosialisasi di sebuah coffee shop di Nganjuk," jelas Wabup Marhaen Djumadi yang juga wakil Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Nganjuk.

Masih sebagaimana penjelasan Wabup Marhaen, adaptasi kebiasaan baru dimulai dengan persiapan matang. Bahkan hajatan serta pertunjukan kesenian sudah memperbolehkan dimasa pandemi Covid-19 saat ini, tetapi dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Pemkab Nganjuk sudah mengizinkan penyelenggaraan kegiatan seperti hajatan, hiburan, pertunjukan atau kegiatan lainnya di masa pandemi Covid-19. Pemberian ijin tersebut diatur dalam bentuk Perbup dan surat edaran, terang Wabup Marhaen.
Dalam Perbup tersebut, Dterangkan Wabup Marhaen, selama masa pandemi Covid-19, masyarakat Kabupaten Nganjuk diperbolehkan menyelenggarakan kegiatan hajatan. Namun dalam pelaksanaannya harus tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Contohnya jika dalam kegiatan pernikahan, pihak penyelenggara harus ijin ke Satgas Covid-19 tingkat desa atau kecamatan. 
Selain itu pihak penyelenggara harus menyiapkan masker, face shield, tempat cuci tangan, phsycal distancing. Sementara terkait catering, disarankan dibawa pulang dan tidak boleh makan ditempat. Jumlah tamu pun dibatasi, tidak lebih dari 200 orang. Selain itu juga tidak diperbolehkan berlama-lama di lokasi kegiatan tersebut. Jika penyelegara melanggar protokol kesehatan Covid-19, maka pihak penyelenggara akan dikenakan sanksi hingga pembubaran kegiatan.
Kita buka pelan pelan, biar ada keseimbangan sosial, ekonomi dan keagamaan. Tetap menjaga phisycal distancing, penerapan disiplin protokol kesehatan dengan ketat, jangan sampai ada cluster baru serta tetap harus ijin gugus penanganan covid 19 mulai desa, kecamatan sampai kabupaten, pungkas Wabup Marhaen. 
Untuk diketahui data terakhir kasus covid 19 di Kabupaten Nganjuk, pasien dalam pengawasan 206 orang dan orang dalam pengawasan 115 orang serta konfirmasi positif 152 kasus. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.