Header Ads

Header ADS

SELEKSI JABATAN SEKDA KABUPATEN NGANJUK MUNCULKAN BERAGAM OPINI

foto. Ilustrasi perebutan kursi jabatan Sekda dan KRT Nurwadi Rekso Hadinagoro Praktisi, Politisi dan Pengamat Birokrasi

Nganjuk, Pojok Kiri, Panitia Seleksi Sekretaris Daerah (Pansel Sekda) Kabupaten Nganjuk secara resmi telah membuka pendaftaran bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagaimana Surat Pengumuman PendaftaranTerbuka Nomor 003/PANSEL/KAB-NGK/2020 tentang seleksi pengisian Jabatan Tnggi Pratama Sekretaris Daerah (JTP Sekda) Kabupaten Nganjuk tahun 2020. Sedangkan proses seleksi hingga pelantikannya hanya dipatok 14 hari terhitung mulai pembukaan pendaftaran tanggal 21 Juli hingga pengumuman 04 Agustus memunculkan beragam opini di masyarakat.

Sebab proses yang cepat dengan persyaratan yang cukup banyak, salah satunya yaitu adanya rekomendasi atau persetujuan dari atasan langsung yang secara lugas telah mengunci persyaratan lainnya diharap subyektivitas Kepala Daerah (Bupati) dalam memilih jajarannya untuk mengisi sebuah jabatan lebih ditonjolkan untuk tatanan birokrasi yang lebih baik dan handal. Hal ini tentunya tak bisa diabaikan. Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), seorang Kepala Daerah, tak bisa lepas dari kepentingannya atas berjalannya roda pemerintahan atau preferensi politiknya.

Hal ini sebagaimana yang dikatakan oleh KRT Nurwadi Rekso Hadinagoro, praktisi, politisi dan pengamat birokrasi Kabupaten Nganjuk mengatakan, dalam proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nganjuk 2020 yang rentang waktunya begitu singkat akan memunculkan banyak kecurigaan. Meski kursi Sekda bukan jabatan politis, layaknya jabatan Gubernur, Bupati/Wali Kota, maupun DPRD. Tapi, jabatan Sekda secara fungsional menjadi jembatan antara politik dan administratif.

"Perlu dicatat tebal dan digaris bawahi, posisi Sekda dapat dikatakan sebagai jembatan antara politik dan administratif. Sehingga kandidat tersebut memiliki kapasitas secara administratif (birokratif). Tapi, belum tentu kesemuanya dapat memenuhi kualifikasi secara politik. Karena itulah posisi Sekda kerap melahirkan dugaan adanya permainan dari Bupati sebagai PPK. Lantas kalau itu sudah terjadi partner in work akan menjadi konsumsi di komunitas masyarakat," kata om Bob sapaan akrab KRT Nurwadi Rekso Hadinagoro.

Bahkan om Bob juga mengingatkan, prilaku politik kepala daerah sangat menentukan kriteria para pendaftar yang akan mengisi jabatan dibawah kepemimpinannya. Apalagi jabatan Sekda yang punya posisi sentral sebagai jembatan politik dan administratif. Tentu punya dimensi strategis secara politik. Sehingga memang harus punya kedekatan secara politik dengannya. Sedangkan proses seleksi oleh Pansel Sekda hanya merupakan bagian dari proses administratif untuk pengisian jabatan saja. Karena keberpihakan Bupati tidak bisa diabaikan begitu saja. "Kalau seleksi itu hanya formalitas dan normatif saya tegaskan iya, tapi kalau ada yang mengatakan janggal dan penuh intrik, iya boleh saja mereka mengatakannya, asal didukung dalil dan data yang benar," jalas om Bob, 23/07/2020.

Ditempat terpisah, Suprapto anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Nganjuk mengatakan, waktu seleksi hingga pelantikan yang rentang waktunya begitu singkat, Pansel Sekda diharap lebih kedepankan transparansi atau keterbukaan agar proses seleksi dapat dinilai baik dan nanti menghasilkan Sekda yang memiliki akuntabilitas publik yang baik pula. Apalagi Kabupaten Nganjuk dalam upaya membangun pemerintahan yang akuntabel, kredibel dan lebih dipercaya oleh masyarakat. "Saya akui DPRD, tidak mempunyai wewenang soal penentuan jabatan Sekda. Tapi kami hanya berharap Pansel Sekda untuk lebih selektif dan jujur," kata kang Prapto sapaan akrab Suprapto yang juga politisi Gerindra  pada media ini.

Sebelumnya sebagaimana penjelasan Sopingi Kepala BKD Kabupaten Nganjuk mengatakan, semua tahapan seleksi Sekda sudah terjadwal mulai dari penerimaan calon Sekda mulai 26 Juli 2020 dan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada tanggal 30 Juli 2020. Dan pada saat itu juga langsung disampaikan tiga nama calon Sekda Nganjuk dari peringkat tertinggi kepada PPK Kabupaten Nganjuk. Setelahnya, ketiga nama calon tersebut dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Laporan ke Gubernur Jawa Timur untuk mendapatkan persetujuan tertulis serta pada tanggal 4 Agustus 2020 Sekda Nganjuk terpilih akan dilakukan pelantikan,"Jadwal seleksi calon Sekda Nganjuk bisa saja berubah tapi apabila ada perubahan akan diumumkan dengan cepat kepada para peserta melalui website Pemkab Nganjuk," tutur Sopingi. (Ind).

No comments

Powered by Blogger.