Header Ads

Header ADS

DINAS TENAGA KERJA NGANJUK BELUM DAPAT LAPORAN KECELAKAAN KERJA DARI PG LESTARI

Bambang Sukoco Ketua Koordinator PBH Peradi Nganjuk dan Dia Putri Aruma anggota Komisi IV DPRD Nganjuk

Nganjuk, Pojok Kiri, Tragedi kecelakaan kerja di PG Lestari yang menyebabkan salah satu karyawan musimannya harus kehilangan tangan kanannya sampai bahu pada Senin, 13 Juli 2020 masih menyisahkan banyak pertanyaan, mulai dari keterlambatan pelaporan dari pihak perusahaan, tidak dilakukan penutupan di area kejadian perkara untuk dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sampai sangsi yang harus diberikan pada pihak perusahaan dan pihak pimpinan yang paling bertanggungjawab atas kejadian tersebut masih menjadi misteri.

Sedangkan aturan perundang-undangan terkait ketenagakerjaan dan jaminan keselamatan kerja dengan jelas telah diatur oleh UU, PP, maupun Permen. Tapi tindakan nyata dalam melindungi para pekerja sebagai kaum yang termarjinalkan masih terbentur tembok kokoh. Lantas apakah semua aturan yang dibuat dan dibukukan tersebut hanyalah sebagai penghias ruangan atau sebagai bantal tidur pengisi rongga-ronga mimpi.

Dia Putri Aruma anggota Komisi IV DPRD Nganjuk, menjelaskan, permasalahan ketenagakerjaan dengan pemberi kerja memang sering menjadi perbincangan pro dan kontra. Karena itu disini dibutuhkan persamaan persepsi yaitu kesungguhan dan ketegasan pemerintah dan aparat penegak hukum (APH) untuk menjalankan peraturan perundang-undangan terkait kesejahteraan, keselamatan dan kesehatan mental serta fisik pekerja sebagaimana diatur dalam UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Dimana Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hak pekerja yang harus dilindungi. Dan setiap perusahaan wajib menerapkan sistem manajemen K3 yang terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan. 

"Pemerintah Daerah yang menginginkan wilayahnya menjadi sasaran perusahaan kalau boleh diibaratkan adalah sosok wanita yang sedang mencari jodoh sedangkan perusahaan adalah sosok pria yang sedang mencari pendamping hidup. Seorang wanita kalau ingin dikatakan cantik, bukan hanya pada parasnya tapi juga kepribadiannya yang selalu menegakkan norma kehidupan. Tapi sebaliknya, kalau seorang wanita yang mungkin parasnya cantik tapi sering menjajakan cintanya, saya yakin banyak pria yang akan datang padanya, tapi kedatangannya hanya untuk menyakiti psikis dan batin. Jadi disini pemerintah bisa memilih mana yang dia inginkan, sedangkan APH juga dapat memilih wilayah hukumnya menjadi wanita cantik hanya parasnya atau kesemuanya menjadi cantik," kata Dia Putri Aruma yang juga bendahara Fraksi Gerindra.

Dipihak lain Bambang Sukoco, SH, MHum Ketua Koordinator Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Nganjuk menambahkan, kehadiran APH dan pemerintah dalam kasus kecelakaan kerja di PG Lestari sesungguh dapat memberikan warna yang baik dalam pemenuhan kesejahteraan tenaga kerja. Tapi kasus K3 disisi lain, masih menjadi salah satu penyakit akut dibidang ketenagakerjaan, sebab fungsi dari pengawas ketenagakerjaan masih belum berfungsi dengan baik. 

Peran pengawas yang seharusnya preventif, untuk mencegah terjadinya masalah K3, prakteknya fungsi pengawas masih lebih kearah reaktif, padahal jika ini menjadi perkara dan disidangkan, putusannya akan bersifat imperaktif. Jadi kasus kecelakaan kerja disamping tanggungjawab perusahaan dan pimpinan perusahaan juga pengawas ketenagakerjaan yang masih kurang berfungsi ikut terlibat didalamnya.

"Dalam kasus kecelakaan kerja yang dialami Mariyono 38 tahun warga Desa Babadan, Kecamatan Patianrowo Kabupaten Nganjuk, yang kehilangan tangan kanannya lantaran masuk dalam mesin giling saat bekerja. sampai saat ini saya belum mendengar ada hasil investigasi dari pihak-pihak yang berkompeten terkait indikasi pelanggaran regulasi ketenagakerjaan. Hal ini bisa menimbulkan dua persepsi, yang pertama pihak perusahaan belum memberikan laporan secara resminya atau pengawas ketenagakerjaan belum menjalankan fungsinya," kata Bambang Sukoco, 13/08/2020.

Dipihak lain Suwarno Kabid Hubungan Industri (HI) Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro Daerah Kabupaten Nganjuk mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum mendapatkan tembusan laporan kecelakaan kerja yang menimpa salah satu karyawan musiman PG Lestari yang sampai mengalami cacat total. "Maaf saya belum bisa memberikan komentar terkait hal tersebut karena pihak kami belum menerima laporan atas kasus tersebut," tutur Suwarno pada media ini dikantornya, kemaren. (Ind)

No comments

Powered by Blogger.